Pemprov Kalteng gelar Sosialisasi RAK LL

Asisten Ekbang Sri Widanarni saat membuka Sosialisasi RAK LLAJ Provinsi Kalteng, Jumat (3/5/2024).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak 
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) mewakili Sekda Provinsi Kalteng membuka secara resmi Sosialisasi Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RAK LLAJ) Provinsi Kalteng Tahun 2023-2027, bertempat di M Bahalap Hotel, Jumat (3/5/2024).
Asisten Ekbang Sri Widanarni saat membuka kegiatan Sosialisasi mengatakan, berdasarkan RPJMN Tahun 2020 – 2024 salah satu kegiatan prioritas nasional yaitu memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar adalah keselamatan dan keamanan transportasi.
Dikatakannya, pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti terbitnya Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 33 Tahun 2023 tentang RAK LLAJ Provinsi Kalteng Tahun 2023 – 2027.
“Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam Perpem No 37 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengamanatkan perlu disusun dan dilaksanakan RAK LLAJ oleh Kementerian/Lembaga, Pemda (Provinsi dan Kabupaten/Kota serta pihak terkait” kata Asisten Ekbang.
Menurutnya, hingga saat ini amanat Perpem tersebut belum sepenuhnya terlaksana di daerah, hal itu karena berbagai permasalahan yang dihadapi oleh Pemda, diantaranya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan belum menjadi isu strategis (pengarusutamaan) di daerah, keterbatasan SDM, serta alokasi anggaran pada APBD provinsi dan kabupaten/kota untuk keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan persentasenya masih minim.
“Penyusunan dokumen RAK LLAJ ini merupakan upaya serius Pemprov Kalteng sebagai upaya kolaborasi semua pihak terkait dengan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan, serta dalam upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan,” ucapnya.
Selanjutnya sambungnya, dokumen RAK LLAJ tersebut dalam penyusunannya difasilitasi oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, yang disusun pada tahun 2022.
“Penanganan keselamatan sendiri merupakan kegiatan multisektor, dan tidak hanya menjadi tanggung jawab salah satu instansi saja, selain itu untuk mendorong sinergisitas dan kolaborasi setiap instansi, dapat memanfaatkan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (Forum LLAJ),” tandasnya.
Senada dengan itu Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalteng dalam laporannya dibacakan oleh Kabid Infrastruktur Wilayah Yohanna Endang menyampaikan, kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari Pergub Kalteng Nomor 23 Tahun 2023 Tentang RAK LLAJ, dimana dalam Rencana Aksi tersebut Bappedalitbang sebagai penanggungjawab pilar 1, Sistem yang berkeselamatan, pada tahun 2024 melaksanakan kegiatan sosialisasi RAK LLAJ.
Selanjutnya hasil yang ingin dicapai, adalah bahwa Pemprov dan Kabupaten/Kota mempunyai pemahaman yang sama dalam penyusunan dan pelaksanaan RAK LLAJ, yang mencakup 5 (lima) pilar, kemudian sinkronisasi perencanaan serta monitoring penyusunan dan implementasi RAK LLAJ se Kalteng.
“Selain itu adanya sinergisitas dan kolaborasi antar pilar, beserta pemangku kepentingan lainnya di daerah, dalam upaya penurunan angka fatalitas kecelakan di Kalteng. Hal ini dikarenakan penanganan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan adalah kegiatan multisektor, kemudian memberikan masukkan kepada gubernur, bupati/wali kota dalam rangka meningkatkan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan,” pungkasnya.
Pada kegiatan ini menghadirkan narasumber dari pusat secara online, yaitu Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II Direktorat Jenderal Bina Pembangunan, Daerah Kementerian Dalam Negeri, Direktur Transportasi Kementerian PPN/Bappenas, Direktur Sarana Transportasi Darat Kementerian Perhubungan.(MMC/Ytm/Lsn)
 
 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait