Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan program Gerakan Pangan Murah (GPM) empat kecamatan di Kota Mataram sebagai langkah pemerintah menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di daerah setempat.
“Sejumlah komoditas yang kami siapkan adalah beras medium, beras SPHP, MinyaKita, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras dan ikan patin,” kata Kepala DPKP Eigh Manto di Kuala Kurun, Rabu (29/10).
Dia menerangkan, GPM yang dilaksanakan itu melaksanakan pola subsidi. Pemerintah memberikan subsidi sehingga masyarakat membeli produk dengan harga yang lebih murah dari harga di pasar umum.
Misalnya saja beras medium di pasaran Kuala Kurun saat ini senilai Rp78 ribu per lima kilogram, di GPM dipatok dengan harga Rp65 ribu per lima kg. MinyaKita di pasaran senilai Rp18 ribu per liter, di GPM Rp15 ribu per liter.
Lalu gula pasir di pasaran Rp18 ribu per kg di GPM Rp15 ribu per kg. Ikan patin di pasaran Rp35 ribu per kg di GPM Rp30 ribu per kg, telur ayam ras di pasaran Rp60 ribu per tabak di GPM Rp52 ribu per tabak.
Saat pelaksanaan GPM ini, beras medium yang disiapkan sebanyak 500 karung kemasan lima kg, minyak goreng 500 liter, gula 500 kg, bawang merah 150 kg, bawang putih 150 kg, telur 150 tabak, daging ayam ras 58 kg, dan ikan patin 106 kg.
Selain itu, DPKP Gumas juga menjual berbagai komoditas lain saat pelaksanaan GPM ini, namun dengan harga standar. Komoditas yang dimaksud antara lain mie goreng, susu kental manis, garam, teh, dan kopi.
Lebih lanjut, GPM merupakan instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok, dalam rangka mengendalikan inflasi khususnya inflasi pangan.
GPM bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok di tingkat produsen maupun konsumen, dan mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sesuai daya beli masyarakat.
“Dalam pelaksanaan GPM ini DPKP Gumas bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Semoga GPM ini berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, serta stabilitas ekonomi masyarakat,” kata Eigh Manto.(Antara/Lsn)













