Norhaini.(Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Musim penghujan yang dipredisikan oleh pihak Badan Meteoroligi, Klimatologi dan Geofisika pada akhir tahun ini, nampaknya terjadi pula di Kota Palangka Raya dan sekitarnya. Terhitung sejak beberapa pekan ini, hujan dengan intensitas yang sedang sudah mengguyur Kota Cantik. Namun satu yang menjadi kekhawatiran sejumlah pihak, dengan datangnya musim hujan maka akan datang pula musim banjir.
Terkait hal tersebut, sekretaris Komisi B bidang Perekonomian dan Pembangunan DPRD Kota Palangka Raya Norhaini mengatakan jika saat ini merupakan saat yang tepat bagi seluruh elemen masyarakat Kota Palangka Raya untuk segera membenahi dan menata kembali, terutama untuk saluran drainase dan pengairan baik yang berada di jalanan umum maupun komplek pemukiman masyarakat, Kamis (12/11/2020).
“Berkaca pada kejadian tahun-tahun sebelumnya, tiap musim hujan yang menjadi keluhan masyarakat adalah terjadinya banjir di kawasan pemukiman. Untuk tahun ini, kita harus berbenah agar banjir tak lagi menjadi kendala dan tradisi yang harus kita alami setiap musim hujan,” beberapa waktu yang lalu.
Untuk itu, politisi dari Fraksi Golkar ini mendorong kepada pemerintah kota melalui instansi terkaitnya untuk bisa melakukan pemetaan terhadap kawasan yang memiliki kerawanan tertinggi atas saluran drainase yang tersumbat maupun terjadi pendangkalan. Sebab kedua hal itulah yang menurut Norhaini memiliki andil besar dalam terjadinya banjir apabila Palangka Raya dilanda hujan lebat.
“Saluran-saluran drainase dikawasan berpenduduk padat, apalagi yang tersumbat dan terjadi pendangkalan harus segera dibersihkan dan dikeruk agar saluran air menjadi lancar. Selagi masih ada waktu untuk menangani sebelum musim hujan ini mencapai puncaknya,” jelasnya.
Di sisi lain juga dirinya mengingatkan masyarakat untuk mampu secara mandiri untuk mulai membersihkan lingkungan tempat tinggalnya. Saluran drainase yang tersumbat dan kotor, lanjutnya, bisa mulai dibersihkan dan ditata kembali dengan gotong royong bersama masyarakat komplek.
“Selain menghindari terjadinya banjir, saluran drainase yang bersih juga akan menjauhkan penyakit dari kita. Apalagi musim hujan selalu identik dengan wabah demam berdarah dengue (DBD) maupun malaria, maka cara paling mudah dan efektif adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (Dmt/Ist/Lsn)











