Padi Organik Dari Barito Timur Mendapatkan Sertifikasi SNI

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Riza Rahmadi

Tamiang Layang,  Media Dayak

Bacaan Lainnya

Gabah organik yang dihasilkan Kelompok Tani Pancar Karya, kecamatan Dusun Tengah, kabupaten Barito Timur dinyatakan lolos sertifikasi organik sesuai dengan standar SNI oleh Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS).

“Kita semua mengucap syukur alhamdulillah, kita menerima kabar yang membanggakan atas keberhasilan pembinaan kita, pelaksanaan sertifikasi padi organik di kabupaten Barito Timur oleh LeSOS dinyatakan lolos,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur Riza Rahmadi di kantornya. Selasa, (10/12).

Keberhasilan memperoleh sertifikasi itu, menurut Riza menjadi pertanda bahwa perjuangan kabupaten Barito Timur sejak tahun 2016 untuk mengembangkan padi organik berhasil.

LeSOS sendiri merupakan salah satu lembaga sertifikasi pertama di Indonesia yang berhak melakukan investigasi, mengeluarkan sertifikat dan label organik untuk berbagai macam produk organik, petani dan kelompok tani, koperasi, perusahaan, dan lain-lain yang telah memenuhi persyaratan.

Riza juga menjelaskan bahwa sampel gabah dan beras yang dikirim ke Direktorat Serealia serta diuji di laboratorium dinyatakan bebas dari residu. Karena itu Dia berharap dengan memperoleh sertifikat gabah organik, jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur terus melanjutkan pengembangan padi organik pada kelompok tani Pancar Karya.

“Saya berterima kasih dan mengapresiasi, atas kerjasama semua pihak kita dapat memperoleh sertifikasi padi organik, semoga kedepan tanaman pangan lebih baik. Dan saya berharap ini terus dikembangkan, karena saya perhatikan untuk program kegiatan padi organik tahun 2020 Barito Timur belum mengusulkan sama sekali,” imbuhnya. (Gus)

image_print

Pos terkait