TERIMA AUDENSI- Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir Sugeng, Sekdis Pertanian Barito Utara ASAAT menerima audensi Direktur Perlindungan Dirjen Perkebunan dan Dirjen Perbenihan Kementerian Pertanian RI di ruang kerja bupati Barito Utara, Rabu (12/6/2024).(Media Dayak/ist)
Muara Teweh, Media Dayak
- Kapolres Ajak Media Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi, Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers Dan Anak Panti Asuhan
- Gelar Sosialisasi Bahaya Radikalisme Serta Dampak Negatif Medsos bagi Pelajar, SMPN 1 Muara Teweh, Datangkan Narsum Densus 88 Antiteror
- Bupati Shalahuddin Prioritaskan Pemenuhan Air Bersih bagi Masyarakat, Musrenbang RKPD 2027
Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir Sugeng, Sekdis Pertanian Kabupaten Barito Utara menerima audensi Direktur Perlindungan Dirjen Perkebunan dan Dirjen Perbenihan Kementerian Pertanian RI di ruang kerja bupati Barito Utara, Rabu (12/6/2024).
Direktur Perlindungan Dirjen Perkebunan Kementan RI Hendratmojo Bagus Hudoro beserta rombongan dari Direktorat Perbenihan Direktorat Jenderal Perkebunanan mengatakan audiensi ini dalam rangka monitoring dan support 3 (tiga) kegiatan di wilayan Kabupaten Barito Utara.
“Kegiatan kami di Kabupaten Barito Utara yaitu Optimasi Lahan 350 Ha, Pompanisasi 249 Ha dan Tumbang sisip padi lahan kering 0 Ha. Dimana 3 kegiatan ini merupakan attensi Menteri Pertanian dan dana yang bersumber dari APBN Kementan RI,” kata Hendratmojo Bagus Hudoro.
Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis mengapresiasi kegiatan yang disupport oleh Kementan RI di Kabupaten Barito Utara.
Pj Bupati Muhlis juga mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih atas kedatangan Direktur Perlindungan Dirjen Perkebunan Kementan dan rombongan di Barito Utara.
“Kami berharap bahwa kegiatan dari Kementan RI di Kabupaten Barito Utara ini memberikan kemajuan bagi insan pertanian terutama para petani dan dapat memenuhi harapan negara yang disampaikan Menteri Pertanian yaitu antisipasi kerawanan pangan akibat pengaruh perubahan iklim (elnino dan la nina) yang terjadi di Indonesia. Sehingga di Kabupaten Barito Utara utamanya tidak terjadi kerawanan pangan,” kata Pj Bbupati Muhlis.(lna/Lsn)










