Kuala Kurun,Jendela Kalteng
Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menyatakan bahwa saat ini minat masyarakat Gumas untuk menjadi petani sangat rendah.
- Hardiknas 2026, Wabup Gumas Kobarkan Spirit “Memanusiakan Manusia”, Tegaskan Pendidikan Bukan Sekedar Sekolah!
- Gereja di Garda Depan Pendidikan Gumas, Lawan Narkoba, Bentengi Generasi, dan Pastikan Anak Tak Putus Sekolah
- Perpanjang MoU,Bupati Jaya Gandeng UPR,Aliansi Strategis Cetak SDM Unggul untuk Masa Depan Gumas
“Ini keadaan yang terjadi, keinginan masyarakat Gunung Mas untuk terjun menjadi petani padi,jagung dan komoditas pertanian lainnya masih minim.Masyarakat lebih memilih di sektor pertambangan emas skala mikro,”ujar Jaya,Rabu (14/5/2025).
Jaya menyebutkan,sektor pertanian merupakan misi dirinya bersama Wakil Bupati (Wabup) Efrensia L.P Umbing di periode kedua pemerintahan mereka, diantaranya melanjutkan Smart Agro, melanjutkan pembangunan kebun plasma,dan melanjutkan pembangunan jalan usaha tani untuk mendukung pengembangan kebun masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen mendorong pengembangan sektor pertanian dan mendukung setiap usaha pertanian yang dilakukan masyarakat,karena sektor pertanian merupakan tulang punggung ketahanan pangan daerah,” tutur Jaya.
“Kami berkeinginan sektor pertanian dapat meningkatkan perekonomian petani mengingat sektor pertanian potensial di wilayah ini dan menjanjikan secara ekonomi,” tegasnya.
Dia meyakini,pengembangan sektor pertanian dengan sentuhan inovasi, maka profesi petani tidak lagi dipandang sebelah mata, tapi menjadi salah satu pilihan usaha masyarakat Gumas.
“Jangan takut menjadi petani,karena petani bukan sekedar pekerjaan tradisional,tapi profesi yang menjanjikan bagi masa depan,”imbau Jaya.(Nov/Lsn)












