Sekda Kobar Rody Iskandar bersama Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kobar usai dikukuhkan periode 2025–2030 M, di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati Kobar, Rabu (10/9). (Media Dayak/Riduan)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) periode 1446–1451 H / 2025–2030 M resmi dikukuhkan oleh Pengurus Wilayah MES Kalimantan Tengah. Acara pelantikan berlangsung di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati setempat, Rabu (10/9).
Bupati Kobar Hj. Nurhidayah yang diwakili Sekda Kobar, Rody Iskandar, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan MES Kobar. Ia berharap keberadaan MES mampu memberi dampak nyata dalam penguatan ekonomi syariah di Bumi Marunting Batu Aji.
“Pengurus MES diharapkan mampu menyusun rencana kerja yang efektif, solutif, serta berdampak besar. MES juga harus konsisten menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah, khususnya melalui pemberdayaan UMKM, penguatan ekosistem zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), serta pembinaan ekonomi pesantren,” ujar Rody.
Ia menegaskan bahwa perkembangan ekonomi berbasis syariah di Kobar saat ini menunjukkan tren positif. Mulai dari tumbuhnya lembaga keuangan syariah, bisnis ritel, pariwisata, hingga usaha kreatif berbasis syariah.
“Dengan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki pengurus MES Kobar, saya optimistis organisasi ini dapat bekerja optimal. Cita-cita kita bersama untuk mewujudkan Kobar makin jaya akan lebih mudah tercapai,” tegasnya.
Ketua I PW MES Kalteng, Tri Hidayati, juga memberikan apresiasi atas terbentuknya PD MES Kobar. Ia menyebut ekonomi syariah sebagai sistem inklusif yang bisa dijalankan oleh semua kalangan.
“Dari 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng, hampir seluruhnya sudah terbentuk PD MES. Tinggal Kabupaten Lamandau dan Sukamara yang belum,” jelas Tri Hidayati.
Menurutnya, ekonomi syariah kini menjadi tren global yang berkembang pesat. Tidak hanya pada sektor keuangan, tetapi juga industri halal dan pengelolaan zakat.
“Kobar dengan mayoritas penduduk muslim sangat wajar jika menjadi salah satu ikon pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Harian PD MES Kobar, Syahrudin, menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi. Ia meminta dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar program kerja bisa terlaksana dengan baik.
“Kami mohon support dari semua pihak, sehingga cita-cita bersama dalam membangun masyarakat ekonomi syariah bisa terwujud,” pungkasnya.
Acara pengukuhan turut disaksikan jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, hingga perwakilan organisasi masyarakat. (Rd/Lsn/Aw)













