KAKAK ALMARHUM MATNUR-Dua kakak kandung almarhum Matnur (29) datang di Mapolres Barito Utara untuk memastikan hal tersebut, Rabu (30/6/2021) siang kemarin.(Media Dayak/ist)
Muara Teweh, Media Dayak
Identitas mayat yang ditemukan empat hari lalu di kebun karet sekitar Km 6, Jalan Muara Teweh-Puruk Cahu, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, telah teridentifikasi.
Jasad yang ditemukan tersebut bernama Matnur (29), warga RT 01, Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru. Empat orang saudara kandung almarhum datang ke Mapolres Barito Utara untuk memastikan hal tersebut, Rabu (30/6/2021) siang kemarin.
Mereka datang untuk melihat barang-barang milik Matnur. Setelah melihat tongkat dan karung, empat saudara kandungnya memastikan itu milik Matnur.
“Ya, dia memakai tongkat itu. Juga karung yang ada isi botol plastik minuman memang sering dibawanya. Tak salah lagi, jasad tersebut adalah Matnur, kakak saya,” kata Yesi, saudari kandung korban saat di Mapolres Barito Utara.
Selain datang melihat barang-barang almarhum, pihak keluarga juga ingin mengetahui dimana Matnur dikuburkan. “Ibu kami menangis terus-terusan. Minta supaya dipastikan, karena seorang kerabat memberitahu bahwa di media sosial (medsos) ada penemuan mayat,” ujar Yoyong, kakak Matnur.
Menurut Yoyong, sampai dengan hari penemuan mayat, Sabtu (26/6/2021) tercatat Matnur seminggu belum pulang ke rumah. Pihak keluarga juga mencarinya, tetapi tak ketemu. Selama ini, Matnur yang masih bujangan tinggal seorang diri di rumahnya RT 01, Desa Malawaken.
“Adik saya mengalami gangguan jiwa sejak ayah kami meninggal. Dia pernah dibawa ke RSJ di Palangka Raya, tetapi pulang lagi ke Desa Malawaken. Dia tidak pernah mengganggu orang atau berbuat onar, meski sakit jiwa,” beber Yoyong.
Pihak keluarga mengikhlaskan kepergian Matnur. Namun mereka tetap menyelenggarakan upacara mendoakan mayat sesuai dengan agama yang dianut Matnur. Kuburan Matnur berada di pemakaman Bengaris Dermaga ujung, Jalan Lingkar Kota.
Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma melalui Kasat Reskrim AKP Mumahhad Tommy Palayukan membenarkan bahwa keluarga almarhum sudah datang melaporkan dan memastikan bahwa mayat yang ditemukan di Km 6, Sabtu lalu, adalah Matnur. “Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan di atas meterai terkait hal tesebut,” kata Kasat Reskrim Muhammad Tommy.(lna/Lsn)












