Maknai Hardiknas, Pemprov Kalteng Gratiskan Paket Beras Untuk Mahasiswa

 Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan sambutan di Bundaran Besar Palangka Raya, Kamis (2/5/2024).(Media Dayak/MMC Kalteng)
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Pemprov Kalteng menggelar Pasar Murah di Bundaran Besar Palangka Raya, Kamis (2/5/2024). Pasar Murah dibuka oleh Wakil Gubernur Kalteng  Edy Pratowo.
 
“Kita berkumpul di Bundaran Besar ini dalam rangka pelaksanaan Pasar Murah. Jadi dijelaskan harga berasnya berapa, dapatnya berapa, dan subsidinya berapa,” ucapnya.
 
Pada Pasar Murah di Bundaran Besar ini tersedia 6.000 paket berisikan 10 Kg beras senilai 175 ribu rupiah yang disubsidi oleh Pemprov Kalteng, sehingga mahasiswa mendapatkan beras gratis. Penyerahan beras subsidi dilakukan bertahap mulai tanggal 2 sampai dengan 3 Mei 2024, hari ini sebanyak 2.000 paket dan besok sebanyak 4.000 paket.
 
Wagub pun menyampaikan bahwa dengan dikumpulkannya mahasiswa di Bundaran Besar, diharapkan ke depannya masyarakat Kalteng akan menyukainya dan mempunyai tujuan untuk mempromosikan Kalimantan Tengah agar menjadi destinasi wisata.
 
“Doakan apa yang dilaksanakan oleh Bapak Gubernur dan kami semua serta niat kita ini bisa dijabah dan disukai oleh masyarakat Kalteng. Tujuannya satu adik-adik, selain untuk mempromosikan Kalteng, juga menjadi salah satu destinasi wisata,” ujarnya.
 
Sementara itu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam sambutannya mengingatkan bahwa pemuda pemudi Isen Mulang memiliki sifat pantang menyerah dan tidak kenal takut sebelum yang ingin diraih berhasil.
 
Gubernur pun menyampaikan bahwa di masa mendatang Daerah Jantung Kota tepatnya di Bundaran Besar akan dijadikan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan memindahkan beberapa bangunan ke kawasan lain yang akan disediakan oleh Pemerintah Kota.
 
“Dispora akan kita pindah, supaya Bundaran dapat diapit oleh RTH yang memadati kawasan hijau semua, sehingga menghasilkan oksigen dan membuat Palangka Raya nantinya benar-benar cantik,” ungkapnya.
 
Bersama dengan itu, Gubernur menerangkan terkait rumah sakit provinsi yang masih dalam proses tahap pembangunan di kilometer 26 untuk pengembangan Kota Palangka Raya.
 
“Kita beralih ke rumah sakit provinsi yang kita bangun. Ini untuk penanganan dari Hilir yang dibangun di kilometer 26 supaya nanti jadi pengembangan kota antara Tangkiling dengan Kota Palangka Raya dan Tangkiling dengan Katingan,” tuturnya.
 
Disisi lain rumah sakit ini kiranya bisa mengimbangi rumah sakit yang ada di luar negeri dan provinsi-provinsi lain. Sementara itu, kiranya rumah sakit ini akan dipenuhi dengan alat-alat medis yang mumpuni serta sumber daya manusia yang andal. 
 
“Dengan itu, Gubernur mempunyai harapan agar masyarakat Kalteng tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar negeri ataupun provinsi lain,” tutupnya.
 
Sebagai informasi tambahan, kegiatan Pasar Murah ini akan diadakan dua bulan sekali dengan penambahan paket seperti telur, gula, dan daging. (MMC/Ytm/Lsn)
 
 
 
 
image_print

Pos terkait