Kurangi Kebiasaan Beraktifitas dan MCK di Sungai

Dra.Rinie

Sampit, Media Dayak

Bacaan Lainnya

 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringn Timur (Kotim) Dra Rinie Menghimbau Kepada seluruh masyarakat Kotim supaya mengurangi kebiasaan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) disungai Mentaya .”Saya harap masyarakat, terutama yang tinggal di tepian Sungai Mentaya tidak lagi BAB di sungai. Agar sungai kita ini tidak tercemar nantinya,”ujar Rinie.

Selain itu bahaya yang bisa mengacam masyarakat ialah ahir ahir ini buaya kerap kali dikabarkan muncul di sungai Mentaya bahkan baru baru ini anak usia 9 tahun jadi sasaran buaya dan ibu rumah tamgga di Sampit mengalami luka parah si anak, warga Genepo Sampit kaki nya di gigit buaya  juga korban lain nya seorang ibu mengalami patah kaki dan kehilangan kedua tangan karena di serang buaya .”Ini artinya masyarakat selain dari sekarang berpola hidup sehat juga menjaga diri dari serangan buaya .”ujar Dra Rinie.

Dia juga megatakan langkah pemerintah dalam membangun tempat MCK buat masyarakat dinilai sangat baik namun diharapkan juga kesadaran masyarakat masing masing supaya meminggalkan kebiasa MCK disungai .”hal ini memang perlu proses dan pemahaman dan kesadaran masyarakat oleh sebab itu pemkab diminta untuk tidak bosan bosan memberikan sosialisasi kepada .”katanya .

Menurutnya saat ini habitat buaya tampaknya sudah sangat terganggu buktinya saat ini udah terjadi lagi konflik mabusia dengan buaya yang menimbulkan korban artinya kita sudah waspada salah stunya kurangi kebiasan disungai .”Konflik manusia dengan buaya sedang tetjadi itu lantatan habitan mereka terganggu dan mungkin mereka kelaparan karena sulit mencari makan ahirnya manusia lah yang jadi sasaran mereka .”tukas nya, Jumat (8/1/2021). (Em/Lsn)

image_print

Pos terkait