Deputi Kepala KPw BI Kalteng, Ardian Pangestu (kiri) menyaksikan Wakil gubernur Kalimantan Tengah, Edy Prastowo menyerahkan apresiasi BI Kalteng kepada perwakilan Mitra Strategis BI Kalteng tahun 2025 pada acara PTBI Kalteng tahun 2025, Jumat (28/22/2025) malam di KPw BI Kalteng.(Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan apresiasi kepada sejumlah instansi atau lembaga yang telah menjadi mitra strategis KPw BI Kalteng sepanjang tahun 2025.
Apresiasi tersebut diserahkan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2025 di Aula Betang Hapakat Lantai IV KPw BI Kalteng, Palangka Raya, Jumat (28/11/2025) malam.
“Apresiasi diberikan kepada mitra strategis bank Indonesia Kalimantan Tengah yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan peran dan fungsi Bank Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah,” kata Deputi Kepala KPw BI Kalteng, Ardian Pangestu.
Adapun instansi atau Lembaga yang mendapat apresiasi dari KPw BI Kalteng adalah: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai mitra strategis pengembangan ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah sebagai Mitra strategis Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah.
Dilanjutkan dengan TVRI Provinsi Kalimantan Tengah sebagai media komunikasi kebijakan terkolaboratif dan Museum Balanga Kalimantan Tengah sebagai Mitra Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah.
Sedangkan dari perbankan, BI Kalteng memberikan apresiasi kepada PT Bank Kalteng Raya sebagai Mitra Layanan Perkasan Terkolaboratif, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk Cabang Palangka Raya sebagai Mitra Akuisisi QRIS 2025, dan PT Bank Mandiri Tbk Area Palangka Raya sebagai Mitra Akselerasi QRIS 2025.
Penyerahan apresiasi kepada mitra strategis BI Kalteng diserahkan oleh wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Prastowo yang pada PTBI Tahun 2025 menjadi pembicara kunci untuk menyampaikan enam instruksi strategis dalam menjaga ketahanan perekonomian di Kalteng.
Enam instruksi tersebut adalah hilirisasi sektor unggulan, meningkatkan ketahanan pangan, menguatkan peran TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah), percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), penguatan kontribusi sektor pariwisata, dan pemberdayaan UMKM di Kalimantan Tengah.(Aw/rls)










