
Ketua KPU Kabupaten Katingan, Usman Sitepu
Palangka Raya, Media Dayak
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Usman Sitepu mengatakan distribusi logistik pada Pemilihan Umum 2019 di kabupaten setempat dibagi menjadi enam zona.
“Pembagian zona itu disesuaikan dengan lokasi tujuan. Sementara untuk angkutan yang digunakan ada yang menggunakan dum truk, kelotok (perau bermesin kecil), imbal (kapal besar) dan mini bus,” katanya saat dikonfirmasi di Kasongan, Kabupaten Katingan, Selasa (5/3) lalu.
Dia menerangkan, pola distribusi logistik pemilu 2019 pada masing-masing zona bervariasi tergantung dari kondisi wilayah yang dituju.
“Ada yang distribusi logistiknya menggunakan jalur darat dan dilanjut melalui jalur sungai. Ada juga yang cukup menggunakan jalur darat,” katanya.
Hal itu karena sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kota Palangka Raya itu hanya bisa ditempuh melalui jalur sungai.
Dia mengatakan, khusus distribusi untuk wilayah kecamatan terjauh di rencanakan lima hari sebelum pemungutan suara sudah dilakukan.
“Kelimanya yakni Kecamatan Mendawai, Katingan Kuala, Marikit, Katingan Hulu dan Kecamatan Bukit Raya. Estimasi distribusi ke lokasi terjauh memakan waktu satu hingga dua hari, tergantung kondisi,” kata Usman.
Dia menerangkan, untuk wilayah bawah (hilir) meliputi Kecamatan Mendawai dan Katingan Kuala harus menggunakan jalur darat kemudian di lanjut menggunakan jalur sungai.
“Untuk wilayah atas (hulu) Kecamatan Marikit, Katingan Hulu dan Kecamatan Bukit Raya distribusi dilakukan menggunakan jalur darat sampai ke Marikit kemudian dua kecamatan sisanya dilanjutkan jalur sungai,” katanya.
Dia menerangkan, kondisi wilayah hulu dan hilir memiliki tantangan yang berbeda. Untuk wilayah hulu distribusi logistik ke sebagian wilayah harus melalui riam-riam.
Sementara untuk kondisi wilayah bagian hilir kondisi sungai cenderung tetang namun sebagian distribusi logistik di sebagian wilayah harus menyisir laut.
“Nantinya untuk pengamanan distribusi logistik sejak tiba di Banjarmasin,Kalimantan Selatan, sampai tiba di TPS dilakukan pengawasan melekat oleh aparat kepolisian,” kata dia.
Sementara untuk pengamanan dari sisi kondisi logistik, surat suara, kotak suara, bilik suara dan perlengkapan lainnya akan dibungkus menggunakan plastik.
“Untuk mengantisipasi guyuran hujan, maupun percikan air saat distribusi melalui jalur sungai, seluruh logistik pemilu akan dibungkus plastik yang cukup tebal,” ucapnya.
Pemilih di Kabupaten Katingan yang tersebar di 13 kecamatan yang ada sebanyak 144.302.
Jumlah tersebut terdiri dari daftar pemilih perbaikan tahap kedua sebanyak 113.267 di tambah 1.267 pemilh tambahan dan dikurangi 232 pemilih keluar.
Kemudian jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di kabupaten itu ditetapkan sebanyak 507 TPS yang terdiri dari 499 TPS yang ditambah delapan TPS berbasis DPTb.
“Kami berharap seluruh rangkaian distribusi logistik baik saat diberangkatkan dari KPU hingga dikembalikan ke KPU serta seluruh tahapan pemilu berjalan lancar,” ujarnya.(Ant/Lsn)












