Infrografis
Tamiang Layang, Media Dayak
Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Barito Timur (Bartim) kembali mengalami ledakan, sebanyak 34 orang terkonfirmasi positif COVID-19, Jum’at (19/03).
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung, saat dimintai penjelasan terkait penyebab lonjakan kasus tersebut, tidak memberikan jawaban, namun hanya mengirimkan daftar pasien sembuh maupun positif baru via aplikasi perpesanan.
Dari data yang dirilis yang dibuat Humas Satgas COVID-19, terungkap peningkatan kasus positif terjadi di 5 kecamatan yaitu Kecamatan Dusun Timur 15 orang, Dusun Tengah 10 orang, Awang 5 orang, Raren Batuah 2 dan Kecamatan Benua Lima 1 orang.
Pada hari yang sama juga terdapat 21 pasien positif yang dinyatakan sembuh yakni dari Kecamatan Dusun Timur 17 orang, Paku 2 orang serta Kecamatan Benua Lima dan Kecamatan Awang masing-masing 1 orang.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Satgas COVID-19 Barito Timur, Riza Rahmadi, menjelaskan, Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan instruksi Nomor 6 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro atau PPKM Mikro dari tanggal 23 Maret hingga 5 April 2021.
“Pemerintah memperpanjang pemberlakuan PPKM Mikro sekaligus menambah 5 provinsi baru yang memberlakukan PPKM Mikro, termasuk Kalimantan Tengah,” ungkap Riza.
Pria yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur ini mengapresiasi Polres Bartim yang langsung menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri tersebut dengan mensosialisasikan pemberlakuan PPKM mikro ke semua desa di Barito Timur.
“Untuk meningkatkan penanganan covid-19, BPBD Damkar juga akan melakukan pemetaan konfirmasi positif covid-19 sampai dengan tingkat RT di setiap desa,”kata Riza.
Hingga hari ini akumulasi positif covid-19 Barito Timur meningkat menjadi 867. Rinciannya 748 orang telah sembuh, 107 orang masih dalam perawatan dan 12 orang meninggal dunia. (TL/RHF/Aw)











