Wagub Edy Pratowo saat memasangkan atribut kepada salah satu peserta PEPARPENAS Kontingen Kalteng, Kamis (30/10).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Pemerintah Provinsi Kalteng memberangkatkan sebanyak 279 anggota kontingen untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 di Jakarta. Pelepasan resmi dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo, di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/10).
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Wagub, disampaikan rasa bangga atas semangat dan kerja keras para atlet pelajar yang telah mempersiapkan diri untuk berkompetisi di tingkat nasional.
“Semoga para atlet pelajar Kalteng dapat meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” ujar Wagub.
Edy Pratowo menegaskan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Ia juga berpesan agar seluruh kontingen menjaga kekompakan, solidaritas, serta menunjukkan karakter pantang menyerah yang menjadi ciri khas semangat Isen Mulang.
“Bertandinglah dengan hati yang kuat dan pikiran yang jernih. Junjung tinggi sportivitas olahraga tanpa narkoba. Pelajar hebat, pelajar tanpa narkoba,” tegasnya.
Wagub turut mengingatkan bahwa ajang POPNAS dan PEPARPENAS bukan sekadar perlombaan untuk mencari kemenangan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antar daerah serta membentuk karakter pelajar yang berintegritas dan berjiwa juang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalteng, Agus Siswadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kalteng akan mengikuti 16 cabang olahraga dari 23 cabang yang dipertandingkan di POPNAS XVII, di antaranya: akuatik (renang), angkat besi, atletik, balap sepeda, bola voli pantai, dayung (kayak dan canoe) serta dayung (rowing), judo, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, sepak takraw, taekwondo, tenis meja, dan tinju.
Sedangkan untuk PEPARPENAS XI Tahun 2025, Kalteng akan mengikuti seluruh empat cabang olahraga, yakni para tenis meja, para atletik, para bulutangkis, dan para renang.
“Total kontingen Kalteng berjumlah 279 orang, terdiri dari 106 atlet, 43 pelatih, 54 ofisial, 4 tim kesehatan, 3 tim media, serta 69 pendamping dari kabupaten dan kota,” jelas Agus.
Kadispora menambahkan, keikutsertaan ini merupakan bagian dari evaluasi hasil pembinaan olahraga pelajar di Kalteng sekaligus momentum untuk menyeleksi bibit-bibit unggul yang akan menjadi atlet masa depan daerah.
“Pelajar adalah aset penting bagi pembangunan, termasuk di bidang olahraga. Melalui ajang nasional ini, kita bisa melihat sejauh mana pembinaan di daerah telah berhasil,” ujarnya.(MMC/YM/AW)










