Kades Trinsing Dukung Penutupan Sementara Obyek Wisata Trinsing

PENUTUPAN TEMPAT WISATA – Plt Kepala Disbudparpora, Hj Annisa Cahyawati, Kades Trisning Hei Mansupardi bersama tim relawan Posko Gugus Tanggap Covid-19, Linmas desa setempat berjaga di jalan masuk ke objek wisata DAM Trinsing, Minggu (34/5). (Media Dayak : ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dalam rangka percepatan pencegahan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Desa (Pemdes) Trinsing Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Barut) mendukung penuh penutupan objek wisata DAM Trinsing untuk sementara.

Kepala Desa (Kades) Trinsing, Heri Mansupardi mengatakan, penutupan sementara objek wisata DAM Trinsing ini menindaklanjuti lanjuti surat edaran pemerintah daerah Kabupaten serta surat edaran dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) setempat terkait penutupan sementara tempat obyek wisata yang salah satunya obyek wisata DAM Trinsing terkait pencegahan wabah pandemi Covid-19.

“Maka saya selaku Kepala Desa Trinsing sangat mendukung adanya penutupan obyek wisata yang ada di desa kami Desa Trinsing. Hal ini untuk mencegah penularan wabah Covid-19,” kata Kades Trinsing, Heri Mansupardi, Minggu (24/5).

Dikatakan Kades Trinsing, sudah menjadi tradisi warga masyarakat di daerah ini, setiap hari libur dan hari hari besar keagamaan lainnya apalagi libur Hari Raya Idul Fitri baik hari pertama dan hari kedua obyek wisata yang ada di daerah ini sudah pasti dipenuhi pengunjung.

Kades juga mengajak semua tim relawan Posko Gugus Tanggap Covid 19 Desa Trinsing agar membantu dalam penanganan pemortalan akses masuk ke obyek wisata DAM Trinsing dan bekerjasama dengan petugas lapangan objek wisata serta Linmas Desa selama beberapa hari kedepan untuk pemortalan jalan masuk menuju objek wisata. “Harapan kita warga masyarakat agar bisa memutus mata rantai Covid-19,” kata Kades.

Sebelumnya, Disbudparpora Barito Utara dalam rangka mendukung penuh upaya pemerintah dalam percepatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang selama ini dilakukan oleh gugus tugas Covid-19.

“Di Kabupaten Barito Utara, ada 3 (tiga) objek wisata unggulan, yaitu DAM Trinsing (Danau Trinsing), Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur dan Air Terjun Jantur Doyam ditutup sementara waktu sesuai petunjuk pimpinan,”katanya.

Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan adanya kloster baru Covid-19 serta hal-hal lain yang bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan masyarakat jika tempat rekreasi atau tempat liburan ini dibuka yang tentunya akan ada banyak kerumunan orang (massa).

“Objek wisata di daerah ini akan kembali dibuka untuk para pengunjung setelah keadaan kembali kondusif dengan terlebih dahulu meminta petunjuk kepada pimpinan,”kata Plt Kadibudparpora Barito Utara, Hj Annisa Cahyawati. (lna)

image_print

Pos terkait