Gubernur Sugianto Sabran di dampingi pejabat terkait saat meninjau banjir di ruas jalan Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (6/8/2021).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengungkapkan pertengahan tahun 2022 jembatan layang Bukit Rawi ditargetkan rampung dan bisa dilewati oleh pengendara, dan terbebas dari kendala banjir, yang hampir tiap tahun terjadi pada ruas jalan dimaksud.
“Kementerian PUPR sudah membangun jembatan Pile Slab. Insya Allah pile slab itu akan rampung pertengahan Tahun 2022. Sehingga masyarakat Kalteng nantinya yang ingin bepergian dari wilayah Barito – Palangka Raya dan sebaliknya, tidak lagi terjebak banjir,” ungkap Gubernur Sugianto Sabran saat meninjau langsung kondisi banjir di ruas jalan Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (06/9/2021).
Kondisi banjir yang merendam jalan di kawasan Jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Barito-Palangka Raya, menjadi perhatian serius
“Setelah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk membangun pile slab Bukit Rawi, saya juga meminta pembangunan pile slab Bukit Rawi dipercepat penyelesaiannya pertengahan Tahun 2022,”
Gubernur menyebut, sampai saat ini pihak Balai Kecil Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), masih terus melakukan pembangunan dan penyelesaian jembatan layang atau pile slab sepanjang 3,1 kilometer.
“Pembangunan jembatan pile slab Bukit Rawi dipercepat untuk mengantisipasi gangguan lalulintas akibat banjir tahunan, dimana saat ini banjir telah menggenangi jalan poros Trans Kalteng,” sebut Gubernur
Saya, sambung Gubernur, mewakili masyarakat Kalteng mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo dan Kementerian PUPR yang mana pertengahan 2022 ini dipercepat penyelesaian file slab.
Sebagaimana diketahui rencana semula, pekerjaan jembatan layang yang ditangani oleh pihak Kementerian PUPR akan selesai pada Bulan Desember 2022 mendatang.(MMC/YM)












