Kasat Binpolmas Polres Katingan AKP Poppy Apriana saat menyampaikan sambutan terkait kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Jumat (20/03/2020), di aula Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kabupaten Katingan.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Jelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang akan berlangsung September 2020 mendatang, Polres Katingan melalui Satuan Binpolmas Polres setempat menggelar Focus Group Discussion (FGD), Jumat (20/03/2020), di aula Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Kabupaten Katingan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah pengurus partai politik (Parpol) yang berjumlah sekitar 16 parpol yang ada di Kabupaten Katingan, juga sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) serta undangan lainnya.
Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kasat Binpolmas setempat, AKP Poppy Apriana dalam sambutannya mengatakan, digelarnya kegiatan ini adalah dalam rangka colling system jelang pesta demokrasi Pilgub Kalteng pada September 2020 mendatang.
Polri sebagai penegak hukum tentunya harus bersinergi, bukan saja dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, tapi bersinergi juga dengan TNI, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) dan sejumlah tokoh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskannya. “Dengan harapan terjaganya stabilitas Kamtibmas di Kabupaten Katingan,” harap Poppy.
Terkait dengan kegiatan ini, menurutnya sangat strategis. Hal ini mengingat sudah saatnya memasuki salah satu tahapan Pilgub, yaitu tahapan pemutakhiran data daftar pemilih.
Poppy menyatakan, diperlukan komitmen yang tinggi dari Parpol untuk memberikan pendidikan politik pada masyarakat luas, khususnya masyarakat Katingan. “Sehingga, selain menghasilkan kualitas yang tinggi dalam pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali ini, juga tetap terjaga koordinasi situasi kamtibmas di bumi Penyang Hinje Simpei ini,” jelasnya.
Yang lebih penting lagi, dirinya berharap semua Parpol akan semakin dinamis, bermutu dan lebih dewasa serta semakin mempunyai peran dalam pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, yang ujung-ujungnya bisa berkontribusi dalam stabilitas kamtibmas. “Melalui kegiatan ini pula seluruh elemen parpol dapat berperan sebagai patner,” tambahnya. (Kas)











