Jam Kerja ASN Pemkab Kapuas Selama Ramadhan 2026  Resmi Diatur

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai. (Media Dayak/ hmskmf)

Kuala  Kapuas , Media Dayak

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten Kapuas  resmi  mengatur penyesuaian  jam  kerja  Aparatur  Sipil Negara (ASN) selama Bulan  Suci  Ramadhan 1447  Hijriah/2026 Masehi. Ketentuan  tersebut  tertuang  dalam Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Nomor 000.8.3/354/Setda.2026 tanggal 13 Februari 2026 tentang Pengaturan Jam Kerja Selama Bulan Ramadhan Tahun 2026.

Surat yang  ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Usis I. Sangkai atas nama Bupati  Kapuas itu ditujukan  kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan Lurah se-Kabupaten Kapuas.

 

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa penyesuaian jam kerja mengacu pada  Peraturan Presiden RI Nomor 21 Tahun  2023  tentang Hari Kerja dan  Jam Kerja Instansi Pemerintah dan  Pegawai ASN, serta  Peraturan

Bupati  Kapuas Nomor 17 Tahun  2024  tentang Hari Kerja dan  Jam Kerja ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Adapun jumlah  jam kerja efektif selama Ramadhan  ditetapkan sebanyak 32 jam 30 menit dalam satu minggu, tidak termasuk waktu istirahat.

Untuk perangkat daerah yang  menerapkan 5 (lima) hari kerja, ketentuannya sebagai berikut: Senin sampai Kamis:  pukul 08.00 – 15.00 WIB (istirahat 12.00 – 12.30 WIB)

Jumat: pukul 08.00 – 15.30 WIB (istirahat 11.30 – 12.30 WIB)

Sementara   bagi  perangkat daerah atau unit kerja yang  menerapkan 6 (enam)  hari kerja:

Senin sampai Kamis  dan Sabtu: pukul 08.00 – 14.00 WIB (istirahat 12.00 – 12.30 WIB)                                                                                                           

Jumat: pukul 08.00 – 14.00 WIB (istirahat 11.30 – 12.30 WIB)

Selain itu, selama bulan  Ramadhan kegiatan Apel  Pagi dan  Apel  Sore,  senam bersama, serta  kegiatan tausiyah/kerohanian untuk sementara ditiadakan dan akan kembali dilaksanakan setelah Ramadhan berakhir.

Khusus bagi  Rumah  Sakit  Umum Daerah dan UPT Kesehatan, pengaturan jam  kerja dapat  disesuaikan oleh Kepala  Perangkat Daerah masing-masing dengan tetap berpedoman pada  ketentuan jumlah  jam kerja efektif yang  telah ditetapkan.

Melalui pengaturan ini, seluruh  Kepala  Perangkat Daerah  diminta  memastikan kinerja  pemerintahan tetap berjalan optimal  serta tidak mengganggu kelancaran pelayanan publik kepada masyarakat selama bulan  suci Ramadhan.(Hmskmf/Lsn)

 

image_print

Pos terkait