Wartawan Media Dayak Online sedang jalani Rapid Test di Dinkes Gumas dengan hasil non reaktif.(Media Dayak/Novri JK Handuran)
Kuala Kurun, Media Dayak
Tiga wartawan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), masing-masing Novri JK Handuran, Arham Said dan Jemmy Y Kamis, dinyatakan non reaktif virus Corona (Covid-19), berdasarkan hasil rapid test yang dijalani di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gumas, Kamis (11/06/2020).
Tiga wartawan tersebut menyatakan rasa syukur dan lega, karena rapid test yang mereka jalani menunjukkan hasil yang baik (non reaktif).
“Sebagai wartawan, kami ini paling beresiko terpapar Covid-19, karena kerap bertemu dengan orang dalam melaksanakan kegiatan jurnalistik, sehingga kami merasa perlu untuk menjalani rapid test. Syukur kepada Tuhan, hasil rapid testnya kami dinyatakan non reaktif,” ungkap ketiganya.
Kadinkes Gumas melalui Sekretaris Dinkes Evelni menyambut baik rapid test yang dijalani ketiga pewarta. Dia menilai, kegiatan jurnalistik yang dilakukan para pewarta PWI Gumas sangat rawan terpapar Covid-19, sehingga pewarta di daerah ini perlu menjalani rapid test.
“Terima kasih teman-teman wartawan sudah menjalani rapid test dan hasilnya non reaktif. Seandainya hasil rapid testnya reaktif, itu belum tentum kok terpapar Covid-19. Bisa saja ada virus lain, dan tentunya harus ditindaklanjuti melalui pemeriksaan swab,” ungkap Evelni.
Menyoal pemeriksaan rapid test dan swab, Evelni menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan rapid test, sampel pemeriksaannya diambil dari darah orang. Sedangkan pemeriksaan swab, sampel pemeriksaaannya adalah lendir yang diambil dari dalam hidung dan tenggorokan orang.
“Melalui pemeriksan rapid test maupun swab, akan diketahui kondisi orang yang diperiksa. Apakah reaktif atau non reaktif? Yang terpenting bagi kita (masyarakat) adalah melaksanakan imbauan pemerintah, yakni mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer dengan air mengalir, memakai masker saat keluar rumah dan berinteraksi dengan orang, menjaga jarak dengan orang lain, menerapkan etika batuk dan bersin, dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat,” terang Evelni.

Wartawan Radio Hamauh FM yang juga Sekretaris PWI Gumas Jemmy Y Kamis sedang jalani Rapid Test di Dinkes Gumas dengan hasil non reaktif.(Media Dayak/Novri JK Handuran).
Sekretaris PWI Gumas Jemmy Y Kamis mengapresiasi pihak Dinkes Gumas yang telah memfasilitasi pelaksanaan rapid test.
“Terima kasih kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas yang telah melakukan pemeriksaan rapid test kepada kami pewarta. Ini sebagai bentuk kesadaran kami untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, karena tugas jurnalistik yang kami lakukan sangat rawan terpapar virus Corona,” tutur Jemmmy.
Jemmy berharap, para pewarta PWI Gumas maupun masyarakat Gumas umumnya harus menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kalau kita menaati protokol kesehatan Covid-19, kita akan menang melawan Covid-19,” pungkas Jemmy.(Nov).













