Bhabinkamtibmas Desa Derangga, Bripka Rio Bayu P.S., melakukan pengecekan langsung ke lokasi agung Ketahanan Pangan pada Senin (3/2/2025).Media Dayak/Ist)
Kuala Pembuang, Media Dayak
Program penanaman jagung serentak satu juta hektar di PT. Tapian Nadegan Kebun Hanau, Desa Pembuang Hulu II, mulai menunjukkan hasil. Setelah ditanam pada 21 Januari 2025, tunas jagung kini telah tumbuh setinggi sekitar 7 cm. Kapolsek Hanau, IPTU Firman Amir, S.H., M.H., melalui Bhabinkamtibmas Desa Derangga, Bripka Rio Bayu P.S., melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Senin (3/2/2025) untuk memastikan perkembangan tanaman serta kondisi lahan.
Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa sekitar 2,5 hektare lahan telah ditanami jagung, sementara 5 hektare sudah siap tanam. Hingga saat ini, pihak perusahaan telah menggarap 26 hektare dari total 30 hektare yang direncanakan untuk ditanami. Namun, tantangan utama saat ini adalah kondisi cuaca. Sudah tiga hari terakhir hujan tidak turun, dan perusahaan mempertimbangkan menunda penanaman jika dalam seminggu ke depan kondisi lahan tetap kering.
Kapolsek Hanau juga mengingatkan pengurus lahan ketahanan pangan PT. Tapian Nadegan agar terus berkoordinasi terkait kendala yang dihadapi. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, sehingga perencanaan dan eksekusi yang baik sangat diperlukan. Jika masalah cuaca tidak segera teratasi, opsi lain seperti penyiraman manual atau penyesuaian jadwal tanam mungkin perlu dipertimbangkan.
Sementara itu, situasi di lapangan tetap kondusif dan terkendali selama kegiatan pengecekan berlangsung. Diharapkan dengan pemantauan yang berkelanjutan, pertumbuhan jagung dapat berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan. (Hms/Lsn)











