DIKLAT GURU PENGGERAK-Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Barito Utara Fatmawati saat menyampaikan laporannya pada kegiatan diklat IGTKI-PGRI yang diikuti sebanyak 152 peserta, di aula BappedaLitbang, Jumat (26/2/2021).(Media Dayak: Lana)
Muara Teweh, Media Dayak
Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia- Persatuan Guru Repuplik Indonesia Kabupaten Barito Utara (IGTKI-PGRI Barut) menggelar kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Guru Penggerak dan Merdeka Belajar. Kegiatan ini dilaksanakan di aula BappedaLitbang Muara Teweh, Jumat (26/2/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Drs H Ardian, mewakili Bunda Paud Hj Sri Hidayati Ketua Pokja Bunda PAUD Hj Sunarty, Sekretarias TP PKK Hj Jamiatul Rosidah, Kabid P3NP Sunarti, Kabid Pembina dan Ketenagakeraan Dinas Pendidikan, Pokja PAUD, Koorwil Teweh Tengah dan para peserta diklat. Diklat Guru Penggerak dan Merdeka Belajar diikuti sebanyak 152 peserta dari PAUD se Barito Utara.
Ketua IGTKI-PGRI Barito Utara Fatmawati mengatakan kegiatan Diklat ini sebenarnya telah lama sudah direncanakan IGTKI-PGRI Barito Utara. “Dan baru pada hari ini kegiatan diklat ini baru bisa kita laksanakan walapun disama pandemi COVID-19. Kita tetap melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” kata Ketua IGTKI-PGRI Barito Utara.
Dikatakannya, diklat Guru Penggerak dan Merdeka Belajar diikuti sebanyak 152 peserta dari PAUD se Barito Utara yang dibagi di dua tempat. Di aula BappedaLitbang diikuti sebanyak 75 peserta dan di aula Kecamatan Teweh Tengah diikuti sebanyak 77 peserta.
“Dalam kegiatan diklat ini kita sudah meminta izin dari Satgas COVID-19 Barito Utara. Alhamdulillah kegiatan ini di izinkan dan dilaksanakan di dua tempat mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” kata dia.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah daerah, Tim Satgas COVID-19 yang telah memberikan izin untuk kegiatan ini serta para peserta diklat yang mau belajar bersama dan mendukung kegiatan ini.
Lebih lanjut Fatmawati mengatakan dalam kegiatan diklat tersebut pihaknya mengundang narasumber Ibu Estarina dari Palangka Raya, ibu Arie dari Kabupaten Kapuas dan ibu Juairiah dari Kabupaten Kota Waringin Barat Pangkalan Bun.(lna/Aw)













