Muara Teweh,Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Batara) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperingati hari Bumi tahun 2019 di desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah Sabtu (4/5) lalu. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi pelajar SD dan SMP serta guru dan komunitas peduli bumi, serta aparat desa setempat dengan jumlah ratusan peserta.
Kadis DLH Baritom Utara Ir Suriawan Prihandi mengatakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain, penyuluhan tentang lingkungan (persampahan, penghijauan dan hemat energy. Pembagian botol minuman, sebagai upaya mengurangi pemakai barang sekaii pakai (khususnya barang/benda dari bahan plastik).
Kerja bakti pungut sampah plastik di area sekolah yang ada (SDN I Pendreh dan SMP Negeri 11 Muara Teweh) dan jalan desa. “Dari hasil kegiatan kerja bakti itu diperoleh sebanyak kurang lebih 40 kantong besar. Penanaman bibit pohon di area sekolah, Puskesmas, Masjid dan gereja dengan jumlah bibit pohon sebanyak 63 batang terdiri angsana, trembesi, bintaro, sawo dan pucuk merah,” terang Suriawan, Kamis (9/5).
Menurutnya, Hari Bumi pertama kali diperingati pada tanggal 22 April 2019 yang dipelopori oleh Gaylord Nelson seorang dosen lingkungan hidup di Amerika Serikat. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan Peringatan Hari Bumi untuk yang ke tiga kalinya (2017, 2018 dan 2019). Tema tahun ini yaitu kurangi sampah, tanam pohon dan hemat energi.
Untuk diketahui, beberapa tahun terakhir kondisi lingkungan secara global telah mengalami perubahan kearah yang lebih menurun, baik oleh kejadian pencemaran maupun kerusakan lingkungan hidup. Ditambah dengan fenomena Global Warning yang kian terasa, antara lain cuaca yang tidak menentu, sehingga bencana banjir dan kekeringan silih berganti.
Semua diakibatkan oleh kegiatan manusia dalam mengeksploitasi alam, baik kegiatan pembukaan hutan,penambangan maupun industri. Dari kegiatan tersebut akan menyumbangkan Gas Rumah Kaca (GRK) ke atmosfer, sebagai pemicu terjadinya pemanasan global.(lna)











