Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melakukan penanaman pohon bersama Pemkab Kobar di Desa Lada Mandala Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kobar, Kamis (30/12)(Media Dayak/MMC Kalteng)
Pangkalan Bun, Media Dayak
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan gerakan penanaman Pohon serentak yang dipusatkan di Desa Lada Mandala Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kobar, Kamis (30/12).
Gubernur Sugianto Sabran meminta agar masyarakat mencintai lingkungan. “Pentingnya peran masyarakat untuk ikut mengawasi dan memelihara tanaman yang ditanam pada kegiatan ini sehingga dapat tumbuh dengan baik dan dapat memberikan manfaat nantinya bagi masyarakat setempat,” terang Gubernur melalui kegiatan yang bertema “Dengan Menanam Pohon Bersama, Lingkungan Harmoni”.
Gubernur menyebut pohon sebagai penghasil oksigen dan juga menyerap karbon akan dapat mengurangi polusi udara yang ditimbulkan oleh asap kendaraan maupun pencemaran lingkungan lainnya.
“Di Pemprov Kalteng selain menjalankan program pembangunan infrastruktur, melalui Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng telah menjalankan program dengan mengintensifkan budaya menanam, mulai dari level pemerintah provinsi sampai dengan pemerintah kabupaten/kota yang ada di Kalteng,” jelasnya.
Dikatakan Gubernur, budaya menanam ini akan dimulai dari lingkungan masing-masing instansi, lingkungan sekolah, lingkungan tempat ibadah maupun lingkungan lebih kecil, yakni rumah tinggal.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini juga mengatakan, pada kegiatan menanam bersama ini telah disediakan bibit tanaman produktif berupa buah-buahan dengan jumlah 550 batang, dimana 200 batang telah diserahkan sebelumnya kepada masyarakat dan sebanyak 350 batang yang ditanam pada kegiatan penanaman pohon bersama.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Sri Suwanto dalam laporannya menyampaikan jenis tanaman yang ditanam dalam kegiatan ini meliputi Kelengkeng, mangga, cempedak, rambutan dan jenis buah lainnya.
Sri Suwanto menuturkan kegiatan ini menandai kegiatan Pemprov kalteng Tahun 2022 diantaranya pembangunan hutan rakyat seluas 891 Hektar di 9 Kabupaten, rehabilitasi mangrove seluas 150 Hektar di Kabupaten Sukamara, Seruyan dan Kabupaten Kotim penanaman/penghijauan lingkungan seluas 10 Hektar, penyusunan rencana pembangunan hutan Kota di Kabupaten Kotim dan Kabupaten Seruyan dengan dana yang bersumber dari DBH Dana Reboisasi.(MMC/YM/AW)












