
Anggota DPRD Gumas, Heri A Junas (kanan) akrab bersama penyanyi terkenal Kalteng, Marion (kiri).(Foto/Doc.Pribadi)
Kuala Kurun,Media Dayak
316 Guru Tidak Tetap(GTT)dari 12 Kecamatan di Gunung Mas(Gumas) yang Kamis(28/3)lalu menanda tangani perpanjangan kontrak kerja sebagai GTT tahun 2019 di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)Gumas, jalan Letjen S Parman nomor 17 Kuala Kurun,anggota DPRD Gumas,Heri A Junas,minta untuk sungguh sungguh melaksanakan tugas dan kewajiban.
“Sebagai pendidik,GTT maupun guru PNS harus bisa memberikan yang terbaik bagi anak didik,melalui ucapan dan perbuatan,agar anak didik menjadi orang yang tidak hanya cerdas dan pintar,namun berbudi pekerti yang baik,” kata Heri A Junas,Minggu(31/3)
Gaji GTT naik,wakil rakyat dapil satu yang dekat dengan masyarakat itu berharap,GTT lebih bersemangat lagi dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
“GTT tidak boleh lemah semangatnya.Gaji naik,kinerja harus naik juga,pun halnya guru PNS,semangat juga dan tingkatkan kinerja,” seru Joe,panggilan karib Heri A Junas.
GTT yang telah menanda tangani kontrak kerja dan menerima surat keputusan(SK)perpanjangan kontrak kerja sebagai GTT,dibarengi dengan naiknya gaji GTT.
“Gaji GTT untuk lulusan SLTA Rp.2.500,000,lulusan D-I,D-II dan D-III Rp 2.653.000,lulusan D-IV serta S-1 dan S-2 Rp.2.675.000. Dengan gaji sebesar itu,mereka harus menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik,disiplin dan mentaati peraturan yang berlaku,” kata sekdis Disdikbud Brikson.
“Jangan gaji naik,tapi kinerja tidak meningkat.Dengan kinerja yang meningkat,kualitas pendidikan di Gunung Mas akan meningkat,karena pendidikan itu sebuah keniscayaan untuk mewujudkan masyarakat yang pintar,terlepas dari kebodohan dan kemiskinan,” ujar Brikson.
Kedispilinan itu,kata Brikson,nomor satu.Apabila kedisiplinan GTT dan guru PNS rendah bahkan sangat rendah,itu preseden buruk bagi pendidikan di Gunung Mas.
“Kita(Disdikbud)tidak akan mentolelir GTT dan guru PNS yang tidak disiplin,kita berikan tindakan tegas,sesuai peraturan yang berlaku,” tegas mantan kepala sekolah SMAN 1 Kurun tersebut.(Nov/Lsn)












