Angggota DPRD Kalteng, Yeni Maria M Kahta. (Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Perkembangan gerakan literasi di sekolah-sekolah di Kalteng semakin terlihat nyata. Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yeni Maria Marselina Kahta, mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan berbagai satuan pendidikan dalam mendukung Gerakan Baca dan Belajar Nasional.
Yeni menilai bahwa partisipasi aktif dari sekolah menjadi sinyal kuat bahwa dunia pendidikan di Kalteng memiliki komitmen serius untuk membangun budaya membaca. “Antusiasme para guru, siswa, dan masyarakat merupakan kekuatan besar untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan,” ungkapnya, Senin (24/11/2025)
Angggota DPRD Kalteng dari Fraksi PDI-Perjuangan ini, menjelaskan bahwa program literasi kini tidak hanya sebatas kegiatan membaca rutin, tetapi telah berkembang menjadi gerakan yang melahirkan kreativitas.
“Ketika siswa mulai merasa dekat dengan buku dan menikmati proses belajar, di situlah literasi menemukan maknanya. Ini bukan lagi sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan untuk memperluas pengetahuan,” ujar Yeni.
Menurutnya, peningkatan literasi menjadi modal penting bagi generasi muda agar mampu menghadapi persaingan di masa depan. Pendidikan modern, katanya, menuntut kemampuan berpikir kritis, kemampuan menyelesaikan masalah, dan kecakapan kreatif—yang semuanya dimulai dari kebiasaan membaca.
Yeni berharap dukungan terhadap gerakan literasi tidak berhenti pada tahap awal, tetapi terus berkelanjutan dan melahirkan inovasi baru. “Saya optimis, jika dipelihara dengan konsisten, budaya literasi akan menjadi pondasi besar bagi kemajuan sumber daya manusia di Kalteng,” tutupnya.(Ytm/Lsn)













