Enam Orang Masih Dalam Pengawasan Virus Corona

Juru Bicara Virus Corona Kalteng dr Endang Sri Lestari ketika menyampaikan perkembangan virus di Kalteng, didampingi pejabat terkait di Dinkes, saat gelar prease realese terkait perkembangan Virus Corona di daerah Kalteng, Kamis (12/032020).(Media Dayak/Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Setelah pemerintah pusat menentukan adanya juru bicara satu pintu terkait Virus corona untuk daerah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), akhirnya Dinas Kesehatan Kalteng, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Endang Sri Lestari, melakukan prease realese terkait perkembangan Virus Corona di daerah ini.

Endang mengungkapkan, saat ini di Kalteng terdapat enam orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Bukan hanya itu saja, ada juga yang dalam pemantauan yakni satu orang.

“Hingga saat ini masih belum ada yang positif terpapar Virus Covid 19 untuk di Kalteng. Hanya ada yang pengawasan dan pemantauan, dan jumlah keseluruhan dari pertama kali sebanyak ada sebelas orang, namun sebagian telah dinyatakan negatif, dan yang sekarang kita masih menunggu hasil dari pusat,” beber Endang di Aula Dinkes Kalteng, Kamis (12/03/2020).

Ia mengatakan, ada beberapa kriteria pemeriksaan seseorang terkena virus corona jika berdasarkan laboratorium. Yakni pemeriksaan pada spesimen saluran nafas atas dengan swab tenggorokan dan dilakukan pemeriksaan PCR Covid 19.

“Pengambilan sample akan dilakukan dengan frekuensi pemeriksaan tiap 2-4 hari sekali sampai 2 kali hasil negatif dari kedua sample serta secara klinis perbaikan setidaknya 24 jam,” jelasnya.

Kalau untuk Orang Dalam Pemantauan, kondisinya seperti sedang demam 38 derajat, atau ada riwayat demam, batuk, pilek atau nyeri tengggorakan serta habis perjalanan dari daerah terjangkit kurang lebih 14 hari.

“Itu tanda-tanda Orang dalam pemantauan, di Kalteng ada satu orang,” ucap Kabid P2P Dinkes Kalteng ini. 

Ia menambahkan, ada beberapa langkah untuk pencegahan terjadinya virus corona, yakni mencuci tangan dengan sabun hinggga 20 detik. Gunakan hand Sanitizer yang mengandung alkhohol minimal 60 persen. “Itu jika air dan sabum tidak tersedia. Makanya cara lainnya dengan menggunakan sanitizer 60 persen,” jelasnya,

Tidak sampai disitu saja, lanjutnya, hindari menyentuh hidung dan mata serta bagian wajah lainnya jika belum mencuci tangan. “Hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit, bersihkan disinfeksi secara rutin permukaan. Itu sebagian pencegahan virus corona, yang tak kalah penting menjaga pola makan juga,” pungkasnya.(Yanting/aw)

image_print

Pos terkait