H.M. Sriosako
Palangka Raya, Media Dayak
Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong Pemerintah agar meningkatkan perekonomian, khususnya di bidang pertanian dan peternakan. Pasalnya, hal ini kerap menjadi usulan masyarakat pada saat DPRD Kalteng melaksanakan kunjungan/reses ke dalam daerah.
Menurut anggota Komisi II DPRD Kalteng, yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), H.M Sriosako, selain tengah menghadapi Corona Virues Disease 2019 atau Covid-19, perhatian pemerintah juga tidak boleh luput terhadap pengembangan dan peningkatan sektor pertanian yang bertujuan untuk menunjang ketahanan pangan Kalteng.
“Terkait sektor pertanian dan peternakan, memang kerap menjadi usulan maupun aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, pada saat kami melaksanakan reses ke dalam daerah. Apalagi di masa Pandemi seperti saat ini, tentu kita harus menunjang ketahanan pangan,” ucap Sriosako, saat dibincangi mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Selasa (16/06/2020).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, pandemi Covid-19 memang sangat berdampak pada sektor perekonomian.
Bahkan berdasarkan informasi yang diterimanya melalui media massa, sejumlah petani di daerah menjerit karena adanya dugaan kelangkaan pupuk bersubsidi. Kelangkaan pupuk tersebut disinyalir merupakan salah satu dampak dari rasionalisasi anggaran Satuan Operasi Perangkat Daerah (SOPD) yang ditujukan untuk penanganan Covid-19.
“Informasinya, sejumlah Petani di daerah menjerit karena adanya kelangkaan pupuk. Sebenarnya tidak masalah apabila ingin merasionalisasi anggaran, hanya saja untuk objek vital perekonomian seperti pertanian harusnya dipertimbangkan kembali,” ujarnya.
Selain itu, saat ini para petani tengah bersiap memasuki masa panen. Sehingga, akan sangat disayangkan apabila pertanian Kalteng terancam gagal panen karena kekurangan pupuk. Sriosako berharap agar hal ini dapat menjadi perhatian, khususnya Dinas/Instansi terkait.
“Seperti yang saya katakan sebelumnya, pertanian merupakan salah satu sektor penting yang harus mendapat perhatian, apalagi di masa pandemi sekarang ini. Kita harus memperkuat ketahanan pangan. Apalagi adanya dugaan kelangkaan pupuk bagi para petani, jangan sampai pertanian kita terancam gagal panen hanya karena terlalu fokus pada penanganan Virus Corona,” pungkas ketua fraksi Partai Demokrat DPRD Kalteng ini. (Nvd/aw)













