Wakil Ketua I DPRD Gumas Binartha. (Media Dayak/Novri JK H)
Kuala Kurun, Media Dayak
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berharap angka pelajar putus sekolah di Gumas berkurang, bahkan tidak ada.
“Tahun ini dan tahun selanjutnya, angka pelajar putus sekolah di Kabupaten Gunung Mas diharapkan bisa ditekan, bahkan tidak ada kasus. Ini menjadi perhatian kita bersama. Kita ingin anak-anak di daerah ini semuanya bersekolah,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Gumas Binartha, Sabtu (20/3) melalui sambungan telepon.
Wakil rakyat dapil II yang kerap disapa Obin itu mengatakan, determinan terjadinya pelajar putus sekolah di Gumas salah satunya karena faktor kemiskinan.
“Kemiskinan menjadi salah satu akar dari banyak hal negatif yang terjadi, salah satunya pelajar putus sekolah. Untuk itu, tanggung jawab kita bersama bagaimana kemiskinan di daerah ini bisa di tekan,” katanya.
Caranya, dapat melalui program pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat. Peningkatan perekonomian masyarakat, penciptaan lapangan kerja.
“Yang terpenting adalah mengubah pola pikir masyarakat ke arah yang baik, terutama soal Pendidikan. Karena Pendidikan merupakan pilar penting dalam memberantas masyarakat dari kemiskinan dan kebodohan,” papar Obin.
Obin menekankan bahwa peran orang tua dalam Pendidikan anak sangat penting. Ia minta agar orang tua tidak mengabaikan arti penting Pendidikan demi masa depan anak yang lebih baik.
“Dengan Pendidikan, anak memiliki sumber daya manusia yang unggul, dapat meraih asa dan citanya, dan menjadi pelaku pembangunan yang siap pakai,” ucap Obin.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Gumas, Esra menyatakan, angka pelajar putus sekolah di Gumas cukup tinggi. Penyebabnya antara lain karena faktor kemiskinan.
Itulah sebabnya Pemkab Gunung Mas melalui Dinas Kependidikan, Pemuda dan Olah Raga terus bekerja optimal dalam menekan angka pelajar putus sekolah di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
“Minimal mereka (pelajar) lulus SMA sederajat. Sangat baik kalau mereka dapat melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi. Pendidikan itu pilar penting dalam pembentukan karakter dan masa depan yang lebih baik,” kata Esra.
Esra lebih lanjut menyatakan, orang tua bertanggung jawab dalam mendorong anaknya bersekolah. Memberikan pemahaman kepada anaknya bahwa Pendidikan itu ‘peluru’ dalam memberantas kebodohan dan kemiskinan.
“Pemkab Gunung Mas melalui smart human resources berharap Pendidikan di daerah ini semakin baik. Menekan angka pelajar putus sekolah, meningkatkan kualitas guru dan peserta didik, sehingga indek pembangunan manusia Kabupaten Gunung Mas dapat terus meningkat ke level yang semakin baik,” tandas Esra. (Nov/aw)












