Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Kurun dan Tewah, Sabtu (30/8/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Ribuan warga tampak berbondong-bondong memenuhi lokasi GPM di Taman Kota Kuala Kurun.
- 32 Tahun Pengabdian Hardeman Berakhir di Purnatugas, Jejak Sunyi Sang Penjaga Keuangan Gunung Mas!
- Gaspol Infrastruktur! Bupati Jaya Turun Langsung, 15 Km Jalan Tanah Dikebut, Akses Terisolir Segera Terbuka!
- Enam Putra-Putri Terbaik Gumas Melaju ke Seleksi Paskibraka Kalteng 2026, Target Diharapkan Bisa Tembus Nasional!
Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat. Senyum sumringah terpancar saat mereka berhasil mendapatkan beras dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Pemkab Gumas sendiri menyiapkan 4 ton beras, 480 liter minyak goreng dan 480 kilogram gula pasir yang akan dibagikan kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Kurun dan Tewah.
“Hari ini kami melaksanakan GPM, kegiatan ini serentak dilaksanakan se-Indonesia. Untuk Kabupaten Gunung Mas menyiapkan 4 ton beras, 2 ton untuk Kecamatan Kurun dan 2 ton Kecamatan Tewah. Lalu 240 liter minyak goreng dan 240 gula pasir untuk masing-masiang kecamatan Kurun dan Tewah,”ungkap Sekda Gumas Richard,usai kegiatan di Taman Kota.
Richard menegaskan, kegiatan GPM ini menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat untuk mengendalikan harga pangan sehingga masyarakat bisa membelinya dengan harga yang terjangkau.
“Kegiatan GPM ini tidak hanya dilaksanakan pada hari ini saja namun akan dilaksanakan secara berkelanjutkan hingga Bulan Desember 2025 dengan harapan bisa dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lainnya di Kabupaten Gunung Mas,”ujar Richard.
Menuurt Richard kegiatan GPM bisa memberikan manfaat untuk masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.
Perlu diketahui, beras satu karung 5 kg dijual dengan harga Rp 60 ribu per karung, minyak goreng 21ribu per liter dan gula pasir 18 ribu per kilogram.
“Program ini sangat membantu sekali. Kami bisa hemat banyak untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap salah seorang warga kepada media ini dengan wajah penuh lega.(Nov/Lsn)












