Disbudparpora dan DLH Gelar Hiburan di BT dan di KRK

Asisten II Setda Katingan, Ir Ahmad Rubama MT

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan berwacana akan gelar hiburan rakyat di Bukit Batu (BB) dan di Kebun Raya Katingan (KRK) Jalan Tjilik Tiwut KM 12 Kasongan.

Demikian diungkapkan, langsung oleh Kepala Disbudparpora setempat, Drs Risnaduar M AP kepada sejumlah awak media, Rabu (20/04) kemaren, di ruang kerjanya. Sementara maksud dan tujuan digelarnya even dimaksud menurut mantan sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) adalah, untuk menyambut dan memeriahkan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H/2020 M.

Hari ini, menurutnya, akan menggelar rapat dengan sejumlah kepala bidang (kabid) di internal institusi disbudparpora, guna merumuskan wacana even dimaksud. “Pasalnya, dalam beberapa hari ini kami menerima dua orang organisasi kepemudaan, yang akan bersedia untuk mengadakan even dimaksud di tempat tersebut, dengan even yang sama. “Maksudnya ingin bekerjasama dalam gelar tersebut,” jelasnya.

Terkait dengan even itu nantinya, katanya, meskipun waktunya bersamaan, namun evennya dibagi di dua tempat. Untuk BB, khusus untuk hiburan seni dan budaya daerah Katingan. Sedangkan untuk di KRK even dangdutan. “Sementara, waktu yang akan kita gelar ini sekitar 4 hari. Yakni, sejak awal hari Idul Fitri hingga emp as t hari ke depan,”sebitnya.

Terkait dengan situasi pandemi covid yang saat ini, meskipun sudah melandai (turun) namun menurut Risnaduar, hal ini sudah dibicarakan juga dengan tim Satgas penanggulangan Covid setempat. “Dan selanjutnya akan bicarakan dengan fihak Polres Katingan,”katanya.

Hal ini, lanjutnya, untuk memastikan bisa tidaknya untuk digelar even ini. Intinya, lalau dari kami even ini sudah dapat dipastikan tetap berlangsung. Namun, apakah mendapat rekomendasi dari Satgas atau tidak. “Kita tunggu saja jawaban dari Satgas baik secara lisan maupun secara tertulis,”ucapnya. 

Kalau kita lihat fakta di lapangan situasi pandemi COVID di daerah kita, khususbya di ibukota Kabupaten ini sudah tidak ditemukan lagi masyarakat kita yang terpapar COVID dalam satu hingga dua bulan ini Sehingga, wacana even ini bisa dilangsungkan. “Meskipun even ini bisa digelar, namun prokes tetap menjadi perhatian utama,”ucapnya. (Kas/Rsn)

image_print

Pos terkait