Anggota DPRD kota Palangka Raya Khemal Nasery. (Media Dayak/ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Anggota DPRD Kota Palangka Raya Khemal Nasery mengungkapkan, infrastruktur yang sudah ditangani/dibangun pemerintah setempat sudah dilaksanakan secara optimal.
“Pasalnya, jika dikatakan cukup sampai kapan pun tidak akan pernah cukup terkait infrastruktur, baik itu terkait jalan, jembatan, drainase dan yang lainnya tidak akan pernah yang nama nya cukup,” terangnya, Kamis (30/11/2023).
Akan tetapi semaju apapun pembangunan infrastruktur, jika tidak dijaga dan dipelihara bersama, maka semua akan sia-sia. Yang perlu digarisbawahi adalah partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur dapat memperkuat keberlanjutan dan keterlibatan bersama dalam pembangunan.
“Jangan kita hanya bisa membangun tapi kita tidak bisa memelihara, jangan sampai drainase yang sudah dibangun karena masyarakatnya tidak peduli hanya dalam waktu 3 bulan terjadi pendangkalan akibat kurangnya kesadaran masyarakat,” ujarnya menambahkan.
Perlu diperhatikan juga ialah, jangan sampai pedagang kaki lima sampah jualannya, maupun masyarakat pengguna infrastruktur membuang sampah ke parit-parit drainase, hal itulah yang dibutuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama semua individu.
“Kalau selalu membuat peraturan dengan Perda dengan sanksi, itu bukan solusi karena bukan negara penjajah setiap larangan diberi sanksi, yang harus itu bagaimana menanamkan sifat hidup bersih ditengah masyarakat,” ujarnya menambahkan.
Terlebih lagi lanjutnya, kita sudah menjadi kota Adipura. “Maka dari itu kesadaran kita lah untuk menjaga lingkungan kita agar tetap bersih ketika hujan lebat terjadi drainase yang ada tidak terjadi pendangkalan,” tutupnya (Ytm/Lsn)













