Dewan Minta Rambu-rambu Lalu Lintas Air Diperhatikan

Tim terpadu pada saat pencarian korban laka air di Sungai Sebangau. (Media Dayak/Ist)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Tragedi Danau Hitam yang telah memakan korban, mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati. Dia mengatakan turut prihatin dan menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas musibah kecelakaan air yang terjadi di kawasan sungai Taman Nasional Sebangau (TNS), antara speedboat TNI-AD yang membawa Paspampres dan warga asing untuk persiapan pengamanan kedatangan tamu kenegaraan dengan longboat pegawai yang bekerja di TNS.

Agar kejadian serupa tak terjadi kembali, politisi ini kembali mengingatkan masyarakat yang masih menggunakan transportasi air seperti perahu mesin, kelotok ataupun sampan agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan, mengingat sebagian warga di Kota Palangka Raya masih mengandalkan sarana transportasi ini. 

“Sampai sekarang transportasi air seperti kelotok masih digunakan oleh sebagian masyarakat kita, terutama masyarakat yang bermukim di kawasan daerah aliran sungai (DAS) sungai-sungai besar di Palangka Raya. Mereka harus berhati-hati, meskipun kita ketahui jika lalu lintas transportasi di sungai tidak sepadat seperti di jalan raya, namun keselamatan diri dan penumpang harus diutamakan,” ungkapnya, Kamis (10/03). 

Dikatakannya kembali, warga Kota Cantik yang menggunakan akses jalur transportasi sungai lebih dikarenakan sebagai sarana transportasi mata pencaharian sebagai nelayan ataupun mengantar penumpang, serta sebagai sarana wisata susur sungai.

Ia melanjutkan, hal tersebut bisa dimulai dengan ketersediaan rambu lalu lintas sungai, penambahan jumlah rambu, serta penempatan rambu di wilayah yang beresiko tinggi seperti tikungan, kawasan yang ada rumah di pinggir sungai, dan di wilayah yang dianggap beresiko lainnya.(Dmt)

image_print

Pos terkait