Dewan Apresiasi Pemda se-Kalteng Serius Merealisasikan PTSP Perizinan

Foto : Wiyatno

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

       Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Wiyatno, memberikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Daerah (Pemda), baik provinsi maupun kabupaten/kota se-Kalteng. Pasalnya, saat ini Pemda tengah berupaya keras untuk merealisasikan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu (PTSP) terkait perizinan.

“Pendelegasian proses dan penandatangan perizinan dan nonperizinan dari Gubernur Kalteng kepada Kepala Dinas juga patut diapresiasi. Semoga dengan semua yang telah dan akan dilakukan pemprov maupun kabupaten/kota se-Kalteng, bisa membuat proses perizinan dan nonperizinan menjadi lebih baik dan transparan,”Ucap Wiyatno, saat diwawancarai media ini, usai menghadiri rapat koordinasi pimpinan daerah dalam rangka penyelenggaraan PTSP prima se-Kalteng, di aula pertemuan Swisbell, jalan Tjilik Riwut Km.6, Kamis (24/10).

Wakil rakyat Kalteng dari daerah pemilihan V meliputi Kabupaten Kapuas dan ini juga mengatakan,  bahwa dirinya mendapat informasi sarana dan prasarana, baik itu perkantoran, sistem layanan daring (dalam jaringan) dan ketersediaan jaringan internet dalam menyelenggarakan PTSP belum terlalu memadai. Sehingga dirinya berharap, berbagai tantangan dalam menyelenggarakan PTSP segera ditanggulangi pemprov maupun kabupaten/kota.

“Dukungan perencanaan dan anggaran melalui RPJMD maupun APBD, sampai sekarang ini belum optimal. Berbagai tantangan itu perlu disikapi dan diatasi,”Ujarnya

Politisin yang menjabat sebagai Bendahara Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan tersebut  juga mengingatkan masalah pendelegasian kewenangan proses dan penandatangan perizinan dan nonperizinan dari kepala daerah kepada Kepala Dinas.

Hal ini dikarenakan data dari pemprov baru ada tujuh dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng mencapai 100 persen mendelegasikan, empat sebesar 75 persen, satu sekitar 50 persen, dan satu dikisaran 25-50 persen, dan satu lagi benar-benar dibawah 25 persen.

“Kabupaten yang di bawah 25 persen itu Sukamara. Kami berharap itu dibenahi dan bisa mengikuti kabupaten lainnya,” Pungkasnya.(Nvd)

image_print

Pos terkait