Desa Upon Batu ‘Miskin’ Air Bersih

Basuki Rahmat,warga desa Upon Batu menunjukkan sumber mata air dari puruk Temanggung Amai Rawang.(Foto/Novri JK Handuran)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

      Kendati desa Upon Batu, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) cukup maju dalam hal infrastruktur jalan desa. Namun demikian, desa tersebut ternyata masih ‘miskin’ dalam hal air bersih yang sangat dibutuhkan warga desa.

“Sudah lama keadaan seperti ini. Kam sangat mendambakan sarana air bersih ada di desa ini untuk kebutuhan memasak, air minum dan kebutuhan lainnya,” kata Basuki Rahmat atau Bapa Pana (48), warga desa Upon Batu, Selasa (2/7).

Ketiadaan sarana air bersih itulah, sambung Basuki, membuat warga desa harus mengambil air dari dua sumber mata air mengalir yang dianggap cukup bersih, yakni sumber mata air yang berasal dari puruk Tamanggung Amai Rawang dan sumber mata air dari Sungei Taha.

“Sumber mata air sungei taha berada di seberang desa. Untuk menuju lokasi warga harus menaiki feri penyebrangan dengan biaya untuk sepeda motor Rp15 ribu. Kebanyakan warga mengambil air dari mata air yang ada di desa, yakni mata air puruk Tamanggung Amai Rawang,” ujarnya.

Saat kemarau, lanjut dia, kedua sumber mata air itu mengalami penyusutan, namun masih memberi air bagi warga desa, kendati untuk mendapatkannya warga harus mengantri.

“Air yang dianggap cukup bersih itu kami gunakan untuk memasak nasi, ikan dan sayuran. Untuk air minum, kami merebusnya terlebih dulu. Kalau untuk mandi kami mandi di Sungai Kahayan,” tukas Basuki.

Diakuinya, pernah ada beberapa warga yang membuat sumur bor untuk mendapatkan air bersih, namun tidak berhasil, sehingga warga akhirnya memilih mengambil air dari dua sumber mata air tersebut.

“Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, kami mohon perhatiannya untuk sarana air bersih di desa Upon Batu ini. Kami sangat mengharapkan adanya sarana air bersih di desa ini,” ujar Basuki diamini beberapa warga desa.(Nov).

image_print

Pos terkait