Dari Halaman Sekolah ke Jalan Raya: Sat Lantas Polres Seruyan Bangun “Zona Aman” Pelajar dengan Program Antar Jemput

Kuala Pembuang, Media Dayak 

Bagi kami di Sat Lantas Polres Seruyan, pagi Jumat (5/12/2025) di empat sekolah menengah Kuala Pembuang bukan sekadar aktivitas sosialisasi biasa. Ini adalah langkah operasional konkrit untuk membangun “zona aman” yang terintegrasi bagi pelajar, dari dalam gerbang sekolah hingga kembali ke rumah mereka.

Bacaan Lainnya

Di bawah pimpinan Kanit Kamsel Aipda Hengki Susanto, kami menyambangi SMPN 1, SMPN 2, SMAN 1, dan SMKN 1 dengan satu misi utama: mencegah sebelum terjadi.

Program Pengantaran dan Penjemputan ini adalah strategi pre-emptive policing. Filosofinya sederhana: dengan mengorganisir pergerakan pulang-pergi pelajar dalam sistem yang terpantau, kami secara signifikan mengurangi ruang dan waktu bagi potensi pelanggaran atau kejahatan. Ini lebih efektif dan berbiaya rendah daripada sekadar menambah personel patroli untuk bertindak reaktif setelah sebuah insiden terjadi.

Tujuan sosialisasi hari ini dua lapis. Lapisan pertama adalah membangun kesadaran kolektif di sekolah. Guru dan staf adalah mitra pertama kami. Mereka adalah ujung tombak untuk menyampaikan pentingnya program ini dan mengidentifikasi kebutuhan siswa. Lapisan kedua adalah menjangkau pelajar secara langsung. Kami tidak hanya memberi tahu, tetapi juga mendengarkan kekhawatiran mereka di perjalanan. Ini adalah intelijen kamtibmas yang paling berharga.

Sebagai penegak hukum, kami melihat program ini sebagai investasi jangka panjang. Pelajar yang hari ini merasakan rasa aman dan melihat Polisi sebagai fasilitator pelindung, adalah warga masyarakat yang lebih kooperatif dan taat hukum di masa depan. Program ini juga membuka jalur komunikasi yang lebih cair antara Polisi, Sekolah, dan Keluarga—sebuah kemitraan yang vital untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

Tantangan ke depan ada pada teknis dan konsistensi. Namun, komitmen tetap kami . Langkah hari ini adalah peletakan batu pertama. Ke depan, kami akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk menyiapkan titik penjemputan yang aman, berkoordinasi dengan operator angkutan, dan yang terpenting, memastikan program ini berjalan inklusif dan tidak membebani.

Kami percaya, keamanan adalah fondasi untuk pertumbuhan. Dengan memastikan perjalanan mereka aman, kami ingin para pelajar Kuala Pembuang fokus pada satu hal: membangun masa depan mereka, bukan mengkhawatirkan perjalanan pulang ke rumah.(Hms/Lsn)

image_print

Pos terkait