Cegah Tumpang Tindih Rencana Pembangunan Terjadi di Barito Timur

MEMIMPIN – Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas (tengah), saat memimpin Musrenbang Kecamatan Pematang Karau tahun 2019 di Desa Bambulung, Kamis, (14/2). (Foto Diskominfo Bartim)

“Untuk itu diperlukan jalinan komunikasi yang baik agar terhindar dari tumpang tindih rencana pembangunan”

Bacaan Lainnya

 Tamiang Layang, Media Dayak

 Bupati Barito Timur (Bartim) Kalimantan Tengah (Kalteng), Ampera AY Mebas, meminta rencana pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa, tidak tumpang tindih dengan milik pemerintah kabupaten.

“Jadi perlu ada sinkronisasi antara pemerintah desa, kecamatan maupun kabupaten. Untuk itu diperlukan jalinan komunikasi yang baik agar terhindar dari tumpang tindih rencana pembangunan,”katanya di Tamiang Layang, Jum’at (15/2).

Perencanaan pembangunan menggunakan dana desa dan alokasi dana desa harus melalui kajian mendalam dan disesuaikan dengan rencana yang dimiliki pemkab melalui setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Aparat desa diimbau tidak ragu untuk menjalin komunikasi dengan tiap OPD, agar program yang disusun mampu dilaksanakan berdampingan dan saling mengisi antara satu dan lainnya.

Bupati menyebut, ia juga mengawal pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) dari tingkat paling bawah, agar tiap usulan disesuaikan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah 2018-2023.

“Setiap usulan atau rencana pembangunan dari tiap desa akan diselaraskan dan disinkronkan dengan rencana pembangunan tingkat kabupaten,”ungkapnya.

Selain mengawal pembangunan, kehadiran dirinya pada musrenbang kecamatan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan yang telah dilaksanakan. Ia pun ingin mengetahui, ragam kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan.

Wakil Ketua I DPRD Barito Timur, Ariantho S Muler mengatakan, dewan sebagai mitra kerja pemerintah juga mengawal pembangunan melalui penyerapan aspirasi yang disampaikan saat musrenbang kecamatan.

“Apa yang diusulkan akan ditampung dan dibahas sebagaimana program pembangunan daerah dengan mengutamakan skala prioritas, sesuai visi-misi Pemkab Bartim 2018-2023,” paparnya.

Pembangunan yang baik, dimulai dari perencanaan yang melibatkan perangkat pemerintahan secara berjenjang serta seluruh komponen masyarakat. (Ant)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *