Nanga Bulik, Media Dayak
Pembangunan bidang kelistrikan juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau.
Belum lama ini, Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana melakukan Kunjungan dan silaturahmi ke PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) di kota Banjar Baru Provinsi Kalimantan Selatan.
Kunjungan Bupati Lamandau itu disambut langsung oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalselteng, Tonny Bellamy. Dalam kegiatan rapat bersama dengan jajaran UIW Kalselteng tersebut, juga dibahas perluasan jaringan di Kabupaten Lamandau.
Dalam Roadmap tahun 2022-2024, PT. PLN dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamadau akan melaksanakan pembangunan jaringan listrik di 6 Desa di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Belantikan Raya, yaitu Desa Nanga Belantikan , Sungai Buluh, Tangga Batu dan Desa Bayat.
Kemudian, Desa Riam Panahan, Kecamatan Delang, dan Desa Batu Tambun Kecamatan Batang Kawa. Sedangkan untuk tahun 2023, Program Listrik desa akan masuk di Desa Batu Ampar, Lubuk Hiju, Sungkup, Padongatan, Balibi, Batu Tunggal, Nanga Kemujan, Tamiang, Toka, Sapondam, Nanga Koring dan desa Merambang.
Terakhir, untuk 2024 program litrik masuk desa yakni Desa Sungai Tuat, Tanjung Beringin, Cuhai, Hulu Jojabo, Sekombulan, Kubung, Benakitan, Ginih, Kinipan, Mengkalang, Kawa, Karang Taba, Panopa, Nanga Matu, Bintang Managalih, Petarikan, Benuatan, Kahingai, Karang Besi, Karang Mas, Jemuat, Kina.
Pihak PLN berharap dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau dan seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau dapat memfasilitasi dan mempermudah, sehingga progres listrik desa segera cepat terealisasi.
Dalam kesempatannya, Bupati menyambut baik dukungan PT. PLN terhadap Kabupaten Lamadau atas kerjasama dan kemudahan pembangunan kelistrikan di Lamandau.
“Dengan adanya pertemuan ini lebih dapat mempererat silaturrahmi antara Pemerintah Daerah dengan pihak PLN,”katanya.
Adapun poin penting yang menjadi atensi Bupati pada pertemuan tersebut yaitu terkait peningkatan layanan listirk di Kabupaten Lamandau serta perluasan wilayah yang belum terlayani listrik ditargetkan rampung pada tahun 2022-2024 khusus Desa-desa yang belum sama sekali merasakan manfaat aliran listrik PT PLN.
“Dari 88 desa dan kelurahan di Kabupaten Lamandau, saat ini masih ada 40-an desa yang belum teraliri listrik PLN, dengan pengerjaan Gardu induk nanga bulik sekarang maka ditargetkan jaringan listrik tahun 2022 ini bertambah 6 desa, tahun 2023 bertambah 12 desa dan tahun 2024 bertambah 22 desa,”bebernya. (Tin/Rsn)











