Nanga Bulik, Media Dayak
Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Lamandau sudah mulai surut. Meski demikian, hingga Jum’at (21/10), ratusan warga masih tetap bertahan di pengungsian lantaran rumah tempat tinggalnya masih terendam banjir.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Tim Tanggap Darurat yang terdiri Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI dan Polri terus melakukan pendistribusian dan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Untuk memastikan bahwa bahan pangan yang disalurkan benar-benar layak konsumsi, Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, juga melakukan pengecekan langsung terhadap sembako yang akan disalurkan.
“Kemarin saya melihat langsung sembako dan juga pengepakannya. Hingga kini kita bersama rekan-rekan Forkopimda terus menyalurkan bantuan sembako kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir,”ungkapnya.
Diketahui, dari hasil pendataan, terbaru ada sebanyak 11.463 jiwa dari 3.872 KK di Kabupaten Lamandau yang terdampak banjir.
“Untuk daerah yang bisa dilalui kendaraan, bantuan disalurkan menggunakan transportasi darat. Sedangkan Daerah yang tidak bisa ditangkap kendaraan roda 4, maka bantuan kita distribusikan lewat jalur air menggunakan speed boat,”jelasnya
Dirinyapun mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar banjir segera berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.
Hingga Jum’at (21/10) pagi, Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Lamandau pada titik pantau Dermaga Batu Bisa berada pada level 776 cm atau pada status Darurat Banjir. Ketinggian air di sungai Lamandau itu mengalami penurunan 6 cm dibanding pada Kamis Sore lalu. (Tin/Rsn)











