Bupati Katingan Saiful didampingi Wabup Firdaus dan Camat Tasik Payawan Bambang Seruyanto Sabtu (9/8) menyalurkan bantuan kepada korban yang rumahnya mengalami musibah kebakaran pada Kamis sore tanggal 7 Agustus 2025 di desa Petak Bahandang Kecamatan Tasik Payawan.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Bupati Katingan, Saiful didampingi Wakil Bupati (Wabup) Firdaus dan kepala Dinas Sosia (Dinsos) setempat dr Robertus salurkan bantuan sosial (bansos), berupa beras, mie instans dan sejumlah bantuan lainnya kepada sejumlah warga desa Petak Bahandang Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan yang merupakan korban kebakaran pada Kamis malam (7/8) kemaren. Penyalurannya dilakukan, Sabtu pagi (9/8), di lokasi pasca kebakaran desa Petak Bahandang.
Hadir dalam penyaluran bansos pada pagi itu, selain Camat Tasik Payawàn Bambang Seruyanto berserta staf, juga sejumlah korban yang rumahnya turut terbakar, Kapolsek Tasik Payawan dan Kamipang dan perwakilan OPD terkait.
Bupati Katingan Saiful dalam sambutannya mengatakan, penyaluran bansos ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terhadap warganya yang terdampak bencana kebakaran satu hari yang lalu. “Bansos ini jangan dilihat dari besar atau kecil nilainya, tapi setidaknya sebagai bentuk kepedulian Pemkab Katingan terhadap warga desa Petak Bahandang yang terdampak bencána kebakaran,” kata Saiful, seraya berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat terjadi bencána.
Selain bansos yang sudah disalurkan ini, menurut Saiful korban yang tertimpa kebakaran ini nantinya akan diberikan lagi bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR), seperti tongkat, papan, atap seng dan paku, dengan nilai sekitar Rp 15 juta/rumah. “BBR ini akan disalurkan di tahun 2026 nanti,” teràng orang nomor satu di Kabupaten berjuluk bumi Penyang Hinje Simpei ini, seraya mengucapkan turut prihatin terhadap para korban musibah kebakaran tersebut.
Terkait penyaluran BBR dimaksud, menurutnya ada beberapa persyaratan, diantaranya rumah yang terbakar hak milik sendiri, warga kurang mampu, namanya masuk di dalam daftar DTKS di Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI)
Di tempat yang sama, Çamat Tasik Payawan, Bambang Seruyanto dalam laporannya menyebutkan, kebakaran di desa Petak Bahandang terjadi pada Kamis sore (7/8) kemaren, sekitar pukul 17.30 wib hingga pukul 19.00 wib. “Untuk penyebab kebakaran, sementara berasal dari konrseleting listrik,” kata Bambang Seruyanto.
Adapun pemilik rumah yang yang menjadi korban kebakaran tersebut menurutnya, diantaranya milik Ibu Tanti, Bapak Tomo dan Ibu Timun serta gedung sarang walet milik Wacino beserta sebagian rumahnya. “Sedangkan yang turut memadamkan kebakaran pada sore itu, diantaranya masyarakat setempat, TNI, Polri, PLN, MPA Petak Bahandang dan Damkar Pos Baun Bango,” sebut mantan Camat Sanaman Mantikei ini. (Kas/Aw)












