Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama Ketua TP- PKK Gumas, Ny. Mimie Mariatie Jaya S. Monong, secara resmi dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda GenRe serta Orang Tua Asuh dalam GENTING Kabupaten Gumas di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (16/07).(Media Dayak/hmskmf)
Kuala Kurun,Media Dayak
Dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2025, Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gumas, Ny. Mimie Mariatie Jaya S. Monong, secara resmi dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) serta Orang Tua Asuh dalam Gerakan Nasional Orang Tua Asuh Anak Stunting (GENTING) Kabupaten Gumas.
Pengukuhan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Kelembagaan, dan Reformasi Birokrasi Viktor Hasiholan Siburian, mewakili Kepala BKKBN RI di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (16/07).
Jaya menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang kembali diberikan kepada dirinya dan istri.
“Puji Tuhan, kami bersyukur atas dikukuhkannya sebagai Ayah dan Bunda GenRe Kabupaten Gunung Mas untuk periode 2025–2030. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan, kami siap menjalankan tugas ini dengan sepenuh hati,” ujar Jaya.
Jaya juga mengucapkan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama masa pengabdiannya sebagai Ayah dan Bunda GenRe Provinsi Kalteng periode 2020–2024.
“Kepada anak-anak kami se-Kalimantan Tengah, mari terus bersinergi dan berkolaborasi membina generasi muda yang sehat, berkualitas, dan berkarakter,ucap Jaya.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dalam sambutannya menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak. Ia menyoroti isu krusial seperti stunting, pernikahan dini, kekerasan, dan perundungan (bullying) yang harus menjadi perhatian bersama.
“Pemenuhan hak-hak anak adalah tanggung jawab kita semua. Anak-anak adalah aset bangsa, mereka harus tumbuh optimal secara fisik, mental, dan sosial agar mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,”tegasnya.
Sementara Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan komitmen para pemangku kepentingan dalam menyukseskan pembangunan keluarga, mempercepat penurunan angka stunting, serta memenuhi hak-hak anak.
“Kegiatan ini juga mendorong penguatan layanan PAUD yang berkualitas, peningkatan budaya literasi, serta kolaborasi lintas sektor dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang berkah, maju, sejahtera, dan bermartabat,”ungkap Leonard.
Menurutnya, pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran keluarga dan tokoh masyarakat dalam menciptakan generasi muda Kalteng yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju masa depan gemilang.
“Menjadi Ayah Bunda Genre bukan hanya gelar ya,tapi sebuah panggilan hati untuk membimbing anak-anak muda di Gunung Mad dan Kalteng umumnya,agar tidak salah sarah di era yang penuh tantangan ini,”kata Jaya selepas kegiatan.(Hmskmf/Nov)












