Bupati Gumas Jaya Samaya Monong menghadiri upacara peringatan hari jadi ke-59 Kota Palangka Raya yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Kamis (17/7/2024) pagi.(Media Dayak/hmskmf)
Kuala Kurun, Media Dayak
Suasana khidmat dan penuh semangat terasa di Kota Palangka Raya saat upacara peringatan hari jadi ke-59 yang digelar di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Kamis (17/7/2024) pagi.
Dengan mengenakan pakaian adat Dayak,Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong, tampak berbaur bersama tamu undangan lainnya dari kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Kehadiran Bupati Jaya Samaya Monong menjadi simbol kuat bahwa Pembangunan dan kemajuan suatu daerah tak bisa berjalan sendir-sendiri,melainkan kolaborasi lintas wilayah.
Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng, Agustiar Sabran.. Dalam sambutannya Agustiar mengajak seluruh elemen masyarakat Kalteng untuk menjadikan momentum peringatan ini sebagai wujud semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun Kota Palangka Raya yang lebih maju, cerdas, dan sejahtera, sejalan dengan visi Kalteng BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah, dan Harmonis).
Kehadiran Bupati Gumas Jaya Samaya Monong menjadi wujud dukungan dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gumas dengan Pemerintah Kota Palangka Raya serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Agustiar turut menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kota Palangka Raya di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota.
Ia juga menekankan pentingnya upaya bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan guna menekan inflasi, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tidak kalah penting, sektor pendidikan dan kesehatan harus terus kita perkuat. Upaya percepatan penurunan stunting misalnya, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran Posyandu sebagai garda terdepan,”ujarnya.
Agustiar menyatakan pentingnya kesiapsiagaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski tahun ini diprediksi menuju fenomena La Niña.
Usai upacara, Agustiar menegaskan peran strategis Kota Palangka Raya sebagai episentrum Kalimantan Tengah, yang perlu dikelola secara kolaboratif.
“Mari kita semua menjaga kebersihan Kota Palangka Raya. Ini adalah tanggung jawab bersama,” pintanya.
Upacara peringatan juga dihadiri para pimpinan daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, ASN, dan pelajar, serta diwarnai dengan nuansa kebersamaan yang mencerminkan komitmen seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga harmoni dan mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang berkelanjutan.
“Selamat Hari Jadi ke-59 Kota Palangka Raya.Semoga terus maju dan menjadi pusat peradaban yang membawa kemakmuran bagi seluruh Masyarakat Kalimantan Tengah,”ucap Jaya selepas kegiatan. (hmskmf/nh)












