Nanga Bulik, Media Dayak
Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, secara resmi membuka kegiatan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke -XIX tingkat Kecamatan Bulik pada Kamis (19/5), di Lapangan Desa Bukit Indah.
Acara yang dirangkai dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke- 50 itu juga dihadiri oleh Wabup, Sekda dan Wakil Ketua DPRD Lamandau.
Sesaat sebelum membuka kegiatan, Bupati dan rombongan juga turut serta dalam kegiatan gotong royong mengecat gereja dan juga meninjau sekolah-sekolah di desa setempat.
“Bulan Bhakti gotong royong masyarakat memiliki kedudukan yang penting dan strategis yaitu bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan kepedulian serta peran aktif masyarakat untuk terus membudayakan dan melestarikan semangat kegotongroyongan yang telah menjadi jati diri karakter dan ciri khas masyarakat Indonesia,” ungkap Bupati saat menyampaikan sambutan.
Dirinya juga mengingatkan, gotong royong mempunyai arti penting bagi generasi muda. Menurutnya, semangat gotong royong harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda senantiasa bermusyawarah dalam memutuskan dan gotong-royong dalam bekerja.
“Hal ini sesuai dengan falsafah Bumi Bahaum Bakuba, yakni saling menghargai dan menghormati aktivitas yang dilakukan oleh orang lain tanpa memandang perbedaan yang merupakan simbol kehidupan dan kerukunan warga Kabupaten Lamandau,” katanya.
Bupati berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan efek positif, antara lain swadaya masyarakat dalam pembangunan serta agar masyarakat dapat bersama-sama membangun dan berperan aktif dalam mengisi pembangunan dengan meningkatkan rasa memiliki serta tanggung jawab terhadap hasil-hasil pembangunan di Kabupaten Lamandau.
“Secara khusus, saya meminta kepada semua Kepala Desa BPD dan Tim Penggerak PKK Desa se Kecamatan Bulik agar senantiasa memotivasi masyarakat untuk melaksanakan budaya gotong royong pada setiap kegiatan yang ada di desa,” kata Bupati.
Terkait peringatan Hari Kesatuan gerak (HKG) PKK ke-50, Bupati Lamandau mengajak masyarakat untuk mengingat kembali peran keluarga, lebih khusus peran Ibu peran perempuan dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera dengan keluarga yang kuat membuat kita bisa membangun masyarakat dan membangun daerah lebih maju serta sejahtera. (Tin/Rsn)











