Kasongan, Media Dayak
Hadir dalam pembukaan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun pada malam itu, selain Plh Sekda Katingan Christian Rain, juga sejumlah staf ahli Bupati, Asisten dan puluhan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, ketua, waket I dan waket II serta anggota DPRD, Forkopimda dan sejumlah undangan lainnya.
Bupati Katingan, Saiful dalam sambutannya mengatakan, tujuan digelarnya FBPHS tahun 2025 ini adalah, sebagai upaya pengembangan dan pelestarian seni dan budaya daerah Kabupaten Katingan. Utamanya terkait nilai-nilai kekayaan dan keragaman budaya daerah setempat. “Sehingga, ke depannya dapat memperkaya nilai-nilai historis budaya Dayak Katingan pada khususnya dan Kalteng pada umumnya,” terang Saiful.
Selain itu, lanjutnya, sebagai wujud kepedulian Pemkab setempat terhadap seni dan budaya Dayak Katingan yang tetap menjadikan kegiatan ini digelar setiap tahunnya, di mana pada tahun 2025 ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Katingan ke 23.
Dari kegiatan tersebut, dirinya mengajak kepada seluruh kontingen di 13 wilayah Kecamatan se Kabupaten Katingan agar mengikuti semua rangkaian kegiatan dari awal hingga berakhirnya kegiatan. “Sedangkan kepada dewan juri agar jujur dalam melakukan penilaian,” pintanya, seraya mengingatkan kepada para peserta agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dengan mengacu pada aturan dan ketentuan yang diberlakukan oleh dewan juri dan panitia pelaksana.
Selanjutnya, dirinya menjelaskan bahwa setiap lomba pasti ada yang menang dan ada pula yang kalah. Ini merupakan hal yang lazim terjadi di dalam lomba apapun juga. Namun demikian, semangat berlomba harus kita tunjukkan rasa kebersamaan dan wujudkan kegotong Royongan, seirama dan satu langkah . “Terpadu dalam satu tujuan untuk mencapai kesuksesan dan keberhasilan,” harap orang nomor satu di Kabupaten berjuluk bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Di tempat yang sama, kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) setempat, Kalpin dalam laporannya menyebutkan kontingen yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 13 kontingen dari 13 wilayah Kecamatan se Kabupaten Katingan. Sedangkan seni dan budaya yang diperlombakan sebanyak lima jenis. “Diantaranya, seni tari daerah, kerungut, lawang kepeng dan manyipet serta lima pawai seni dan budaya,” sebut Kalpin. (Kas/Lsn)













