Ketua PCNU Kabupaten Katingan H Moor Ifansyah selaku koordinator bersama pengurusnya dan sejumlah pengurus Muhammadiyah Katingan, sekretaris BPBD Katingan serta para relawan saat berangkat ke Barabai Kabupaten HST Provensi Kalsel, dalam misi bantuan sosial pasca banjir di Ptov Kalsel, Rabu pagi (27/1) tadi.
Kasongan, Media Dayak
Bupati Katingan Sakariyas SE didampingi Wakil Bupati setempat Sunardi NT Litang, Rabu pagi (27/1) tadi, di depan kantornya telah melepas puluhan relawan dari berbagai komunitas dan lembaga di Kabupaten Katingan untuk membantu saudara kita yang dilanda musibah banjir di Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Provensi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Bantuan tersebut menurut Bupati, bukan berupa sembilan bahan pokok (sembako), melainkan puluhan tenaga, armada, dan peralatan untuk membersihkan sampah dan pepohonan serta lumpur yang masih tertimbun di sejumlah tempat pendidikan dan tempat ibadah, di pasca banjir yang melanda daerah tersebut.
Adapun bantuan yang dibawa untuk membersihkan di pasca banjir tersebut menurutnya selain 2 unit mobil tangki air untuk membersihkan di sekitar tempat pendidikan dan rumah ibadah di daerah tersebut, 2 unit Bus Pemkab Katingan untuk membawa relawannya, 1 unit dumtruck dan 1 unit eksavator. “Sedangkan tenaga yang akan membersihkannya, langsung dari Kabupaten Katingan, dan salah satunya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta puluhan relawan lainnya,” jelas orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Relawan yang ikut membantu di sana nantinya, menurutnya termasuk juga tukang masaknya selama beberapa hari di sana. “Relawan yang turut ikut langsung membantu dalam kegiatan sosial ini, diantaranya, ketua PCNU HbNoor Ifansyah beserta anggotanya, pengurus Muhammadiyah, LPTQ LASQI dan sejumlah lembaga dan komunitas lainnya,” sebutnya.
Semua relawan yang diberangkatkan ke Barabai Kabupaten HST guna kegiatan sosial ini, dirinya berharap agar tidak membebani masyarakat di sana. Maksudnya, kalau memang kita harus mendirikan dapur umum ataupun tempat kita tinggal sementara untuk membantu mereka, sebaiknya mendirikan sendiri, dengan memasak sendiri di dapur umum yang telah kita dirikan sendiri. “Jangan sampai merepotkan masyarakat di sana yang sudah menjadi korban banjir,” harapnya.
Kendati kita tidak merepotkan orang lain, namun dalam membantu mereka, dirinya meminta kepada relawan agar tetap berkoordinasi dengan mereka. “Sehingga semua tenaga yang kita sumbangkan untuk mereka benar-benar bermamfaat dan diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” tambah mantan pimpinan Bank Kalteng cabang Kasongan ini. (Kas/Aw)













