Pulang Pisau, Media Dayak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau bersama tim gabungan terus berupaya memaksimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Herman, mengatakan tim di lapangan masih terus melakukan pemadaman dan penyekatan agar api tidak meluas. Menurutnya, cuaca yang panas, medan yang berat, serta keterbatasan sumber air menjadi tantangan utama dalam penanganan karhutla tersebut.
“Tim masih akan melanjutkan pemadaman, setidaknya melakukan penyekatan agar api tidak meluas. Titik api memang masih ada, begitu juga beberapa spot asap yang berpotensi menjadi api apabila tertiup angin,” ujar Herman, Jum’at (10/7/2026).
Herman menjelaskan, BPBD Kabupaten Pulang Pisau telah berada di lokasi sejak 2 Juli 2026 untuk melakukan penanganan karhutla di wilayah Tumbang Nusa.
“Saat itu memang sudah terjadi karhutla dan kami dari BPBD langsung hadir untuk melakukan pemadaman,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i dan Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta yang turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Kehadiran keduanya dinilai memberikan semangat dan motivasi bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati yang hadir langsung ke lokasi karhutla. Kehadiran beliau memberikan semangat kepada BPBD dan seluruh tim gabungan untuk terus berupaya memadamkan api di Desa Tumbang Nusa. Semoga dengan kunjungan tersebut membawa keberkahan, karena selain kerja keras tim gabungan, hujan juga turun sehingga membantu mempercepat proses pemadaman,” ucap Herman.
Selain itu, lanjut Herman, Bupati dan Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.
Dalam operasi penanganan karhutla tersebut, BPBD Kabupaten Pulang Pisau mendapat dukungan dari berbagai unsur, di antaranya BPBD Provinsi Kalimantan Tengah dengan lima regu beserta relawan, Manggala Agni, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, KPHP Kahayan Hilir, Polres Pulang Pisau, Polsek Jabiren Raya, TNI, Puskesmas Jabiren Raya, serta Satgas Udara yang mengerahkan dua helikopter untuk melakukan water bombing guna mempercepat upaya pemadaman api.(Alp/Aw)













