Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Katingan, H Supardi
Kasongan, Media Dayak
Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (DPTTK) Kabupaten Katingan, H Supardi berharap kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan DPTTK setempat agar bisa mencari pendapatan lain di luar gaji pokok dan TPP yang diterima setiap bulannya yang dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan. Harapannya ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Selasa siang (23/9), di ruang kerjanya.
Karena, jika kita hanya berharap dengan gaji dan TPP saja menurut H Supardi, dengan satu isteri dan dua hingga tiga orang anak, tidak akan mencukupi anggaran rumah tangga dalam satu bulan. “Oleh karena itu, kita harus mempunyai usaha sampingan sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kita,” ujarnya.
Adapun usaha sampingan atau mata pencaharian di luar dari gaji pokok dan TPP dimaksud dirinya memberikan sejumlah pekerjaan alternatif, diantaranya bisa membuka usaha kuliner, warung makan, berdagang sembako, sayur mayur dan lain sebagainya. “Yang penting usaha tersebut disamping halal, juga tidak pernah gengsi,” terangnya.
Sedangkan soal waktu menurutnya, jika pekerjaan pokok sebagai ASN dari pukul 07.00 wib hingga pukul 16.30 wib setiap hari Senin hingga Jum’at, maka pada sore harinya bisa digunakan untuk berjualan gorengan di depan rumah atau di salah satu toko yang dikontrak. Sedangkan yang menjaga dagangannya bisa saja minta bantuan dari siapapun juga yang digaji perbulan atau harian. “Begitu pula dengan usaha lainnya, tidak mesti kita yang harus turun tangan. Tapi, jika kita langsung yang turun tangan akan lebih baik lagi,” sarannya.
Menjawab pertanyaan media, dirinya membenarkan bahwa gaji dan TPP yang diterimanya selama ini, baik di saat menjadi Camat beberapa waktu lalu, menjadi Kabag TU di Sekretariat DPRD, menjadi staf akhli Bupati hingga menjadi kepala DPTTK saat ini tidak perñah cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, dengan satu isteri dan tiga orang anak. “Oleh karena itu, sejak menjadi Camat hingga menjadi kepala dinas saat ini, kami mempunyai usaha di luar abdi negara, untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” akunya.
Begitu pula, dirinya berharap kepada semua ASN di lingkungan OPD yang dipimpinnya saat ini, agar berupaya untuk meningkatkan pendapatannya dengan membuka usaha di luar pekerjaan pokoknya sebagai abdi negara. “Sehingga, bisa mencukupi semua kebutuhan keluarga,” pungkas mantan staf akhli Bupati ini. (KAs/Aw)













