PASAR BEBAS BANJIR – Bupati Barito Utara H Nadalsyah, didampingi Wakil Bupati (Wabup), Sugianto Panala Putra dan Kepala Perangkat Daerah saat berada di Pasar Bebas Banjir (PBB) Muara Teweh, dalam rangka mengikuti lomba inovasi daerah, Jumat (5/6).(Media Dayak: Lana/Rsn)
Muara Teweh, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) setempat mengikuti lomba inovasi daerah dalam rangka penyesuaian “New Normal”.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin), Drs H Hajran Noor, mengatakan, lomba inovasi daerah ini diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemndagri) yang diikuti Provinsi, Kabupaten/Kota diseluruh indonesia.
“Dalam lomba ini masing-masing, provinsi, kabupaten/kota mengirimkan video pendek yang berdurasi 1,5 menit. Ada 7 (tujuh) klaster dalam lomba yang dipilih. Dari masing-masing 7 (tujuh) klaster itu Provinsi, Kabupaten dan kota mengikuti satu lomba,” kata Hajran Noor, Jum’at (5/6) di pasar PBB.
Untuk Kabupaten katanya juga ada tujuh klaster yang dilombakan yaitu pasar tradisional, pariwisata, terminal lintas perhubungan, mall, mini marklet, restoran, dan PTSP (perijinan). Dari tujuh klaster tersebut salah satu yang di ikuti.
“Untuk Kabupaten Barito Utara dalam lomba inovasi daerah ini menyiapkan klaster Pasar Tradisional dan kita tunjuk pasar bebas banjir (PBB) ini mengikuti lomba dalam rangka penyesuaian New Normal,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustiran Drs H hajran Noor, Jum’at (4/6) di pasar bebas banjir.
Dalam mengikuti lomba ini kata Hajran Noor pihaknya mewajibkan kepada para pedagang dan pengunjung (pembeli) menggunakan masker, wajib cuci tangan, dan wajib jaga jarak. Dalam lomba ini juga pemerintah pusat menyiapkan hadiah bagi pemenang lomba.
“Hadiah lomba ini cukup menggirukan, tapi kita tidak mengharapkan hadiah, tapi dalam lomba ini kita menerapkan supaya masyarakat maupun pedagang dan pembeli (pengunjung) bisa disiplin dalam menghadapi Covid-19 ini. Kita rangkul semua baik itu pemerintah, pihak swasta dan masyarakat, artinya untuk bersama-sama berkaloborasi di sini,” kata Hajran Noor.
Menurut Hajran Noor, bila dalam lomba ini Kabupaten Barito Utara terpilih sebagai juara lomba inovasi daerah, hadiah akan ditransfer melalui dana insentif daerah (DID). Pengumuman pemenang nantinya akan diumumkan pada tanggal 15 Juni 2020, terakhir video kita harus selesai tanggal pada 8 Juni 2020.
“Para pedagang sudah kita berikan himbauan dan kita ingatkan agar memakai masker. Persiapamn kita sudah siap, meskipun waktunya sangat singkat dan memersiapkan segala sesuatunya semaksimal mungkin,” kata Hajran.
Dan kata Hajran, untuk Bupati Barito Utara, nantinya saat video terakhir mengadakan closing statmen. “Beliau nantinya mengunci video pendek yang akan kita kirimkan nanti, jadi yang dilombakan ini dalam bentuk video dalam rangka “New Normal”, dengan waktu 1,5 menit sangat singkat waktu yang diberikan,” pungkasnya. (lna)












