Barito Utara Terpilih Sebagai Sekolah Penyelenggara dan Guru Penggerak

Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara (Barut) melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) pejabat eselon III dan IV di Aula Dinas Pendidikan setempat, Senin (15/2/2021).(Media Dayak : Lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Barito Utara (Barut), Drs H Ardian, mengatakan, Kabupaten Barito Utara akan ditunjuk sebagai sekolah penyelenggara dan guru penggerak bersama 4 (empat) Kabupaten lainnya yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Demikian dikatakan, Ardian pada saat memberikan sambutan serah terima jabatan (Sertijab)  pejabat  eselon III dan IV dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Senin (15/2/2021).

“Kedepannya kita akan melaksanakan program untuk sekolah penggerak dan guru penggerak. Besok kita akan mendengarkan sosialisasi untuk sekolah penggerak bagi Kabupaten Barito Utara,”katanya.

Ardian mengharapkan, kepada semua kepala sekolah di Kabupaten Barito Utara untuk ikut dan begitu juga kepada bapak dan ibu guru yang memang berkenan untuk mengikuti sosialisasi tersebut.

“Sudah kami sampaikan di grup WhatsApp (WA) yang ada,” kata Ardian yang sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan Barito Utara.

Kenapa kita menghimbau kata dia, karena kita nantinya ada jatah untuk menjadi sekolah penggerak dan ada menjadi guru pennggerak berdasarkan jatah yang diberikan untuk 4 (empat) kabupaten yang ada di Kalimantan Tengah.

“Ada empat kabupaten yang mewakili Kalimantan Tengah diantaranya Kabupaten Gunung Mas,  Kabupaten Murung Raya, Kapuas dan Kabupaten Barito Utara,”ucapnya.

Dikatakannya, empat kabupaten ini dipercayakan untuk mempelopori sekolah penggerak. Dan nantinya untuk kepala sekolah supaya menyimak betul-betul. “Untuk Bulan Maret nanti, kepala sekolah yang bermiat bisa mengikuti seleksi pemilihan kepala sekolah untuk sekolah penggerak,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan ini, juga mengatakan, untuk Kepala Sekolah yang berminat untuk mengikuti sekolah penggerak akan diberikan kesempatan mengikuti seleksi guru penggerak yang selanjutnya akan diberikan bimbingan dan pelatihan yang tidak sebentar waktunya.

“Jangan gentar dan jangan khawatir dengan kondisi sekolah penggerak karena sekolah yang dipilih itu nantinya akan menjadi sekolah yang terpopuler dan lebih maju. Dan mudah-mudahan apabila bapak dan ibu terpilih nantinya. Artinya bapak dan ibu adalah guru yang berprestasi,” katanya.

Kadisdik meminta kerjasama dan bantuannya untuk mengemban amanah yang tidak ringan ini tetapi kalau dikerjakan secara bersama-sama maka sesulit apapun apabila dikerjakan dengan saling bantu membantu maka bisa dilakukan dengan baik. “Dan untuk partisipasinya lakukanlah proses belajar mengajar dengan sebaik-baiknya di sekolah,”pungkasnya. (lna/rsn)

image_print

Pos terkait