Balita Tenggelam di Desa Lemo 1 Ditemukan sekitar 148,28 Km dari Tempat Kejadian

JENAZAH KORBAN TENGGELAM-Setelah di evakuasi, jenazah korban tenggelam Sri Jimah (2), dibawa kembali ke kampung halamanhya di Desa Lemo 1, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara untuk di makamkan, Jumat (20/3).(Media Dayak:Dok BPBD Barito Utara)

Muara Teweh, Media Dayak

Pencarian korban tenggelam atas nama Sri Jimah (2), warga Desa Lemo 1, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, akhirnya membuahkan hasil pada hari keempat, Jumat (20/3). Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (17/3) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Buntok, Kabupaten Barito Selatan.
 
Tim gabungan yang terdiri dari BASARNAS Palangkaraya, BPBD, POLAIRUD, DISDAMKARMAT, TNI, perangkat desa, serta masyarakat setempat sebelumnya terus melakukan pencarian dengan mengerahkan sejumlah armada, termasuk speedboat dari berbagai instansi dan perahu milik warga.
 
Sekitar pukul 08.45 WIB, tim gabungan menerima informasi adanya penemuan jenazah yang mengapung di wilayah perairan Buntok. Setelah dilakukan penelusuran, diketahui tidak ada laporan pencarian orang tenggelam di wilayah tersebut. Tim kemudian mencocokkan data berupa foto dan video dengan pihak keluarga korban di Desa Lemo 1.
 
Setelah diperlihatkan, pihak orang tua korban memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Sri Jimah yang tenggelam pada Selasa (17/3) di sungai Desa Lemo I Kecamatan Teweh Tengah.
 
Berdasarkan informasi, jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang mencari ikan pada pagi hari. Nelayan tersebut kemudian membawa jenazah ke pelabuhan Pasar Lama Buntok dan melaporkannya kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Barito Selatan. Selanjutnya, tim berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Buntok.
 
Setelah seluruh proses penanganan selesai, jenazah korban direncanakan akan dibawa kembali ke rumah duka di Desa Lemo 1 Kecamatan Teweh Tengah.
 
Dengan ditemukannya korban pada jarak sekitar 148,28 kilometer dari lokasi awal kejadian, maka secara resmi operasi pencarian ditutup oleh tim gabungan. Seluruh personel yang terlibat juga telah kembali ke pos masing-masing, termasuk tim dari BPBD Kabupaten Barito Utara.
 
Kepala BPBD Barito Utara, SimamoraTurahman, melalui Kabid Darlog BPBD, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka cita atas kejadian tersebut.
 
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja maksimal dalam upaya pencarian selama empat hari ini. Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian secara resmi kami tutup,” ujar Rizali Hadi, Jumat (20/3).(Lna/Aw)
image_print

Pos terkait