ASN Jangan Minta Dilayani, Tapi ASN Harus Melayani Masyarakat

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 79.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;

Pj Bupati Katingan, Sutoyo

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya
Dengan Genapnya usia Korpri ke 53 tahun pada hari ini, menurut Penjabat (Pj) Bupati Katingan Sutoyo, secara otomatis pula menjadi momentum bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan untuk meningkatkan etos dan semangat kerjanya, dengan harapan dapat memotivasi dirinya masing-masing. Demikian hasil wawancara dengannya, usai dirinya memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke 53, di halaman kantor Pemkab setempat, Jum’at pagi (29/11) kemaren.

Artinya, bukan bekerja menurut Saiful jangan hanya berdasarkan instruksi dan perintah atasan saja, tapi ASN, khususnya di lingkup Pemkab Katingan harus juga mempunyai gagasan (ide). Sehingga berbagai motivasi dan  terobosan harus pula dikemukakan, guna membantu atasannya untuk lebih meningkatkan pembangunan daerah Kabupaten Katingan.

Di satu sisi, dirinya juga mengingatkan kepada seluruh ASN yang bekerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab setempat agar lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Karena, ASN dari dulu hingga sekarang bekerja untuk melayani masyarakat, bukan sebaliknya, untuk minta dilayani masyarakat,” kata Sutoyo.

 
Jika pelayanan tersebut dilaksanakan dengan baik, ke depannya pelayanannya kian tahun semakin baik dan semakin optimal pula. “Maksudnya, yang dulunya kurang, ke depannya pelayanannya menjadi maksimal,” ujarnya. 
Menjawab pertanyaan media, dengan jujur dirinya mengakui bahwa semangat kerja sejumlah ASN (PPPK dan PNS) di lingkup Pemkab Katingan dinilai kurang. Oleh karena itu, dengan HUT Korpri ke 53 tahun ini diminta kepada seluruh ASN di masing-masing OPD, termasuk guru dan Camat beserta jajarannya di 13 wilayah Kecamatan. 

Yang tidak kalah pentingnya juga, dirinya meminta kepada semua ASN, dalam bekerja agar mengiringi kemajuan teknologi. Artinya, bekerja harus seiring dengan zaman. Kalau dulu kita bekerja menggunakan perangkat mesin tik. Setelah tahun 1990 an ke atas mulailah bekerja dengan menggunakan perangkat lunak, yaitu komputer. Tahun demi tahun kita gunakanlah laptop dan sejenisnya. Sekarang apapun pekerjaan di kantor hampir 100 persen dikerjakan menggunakan digital. Jika kita tidak mengiringi kemajuan zaman, sangat dipastikan ketinggalan zaman. “Dampaknya akan ketinggalan pula pembangunan daerah kita dengan daerah lainnya,” pungkas orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini. (Kas/Aw)

image_print

Pos terkait